Seringlah Mengungkapkan Cinta pada Anak

Tumbuh kembang anak merupakan faktor penting yang harus diamati oleh tiap orang tua. Namun, tak jarang orang tua menganggap faktor nutrisilah yang memegang peranan paling penting untuk tumbuh kembang sang buah hati.
Ramdha Mawaddha | 21 November 2017 20:10 WIB
Ilustasi - Seorang anak makan buah dan sayur. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Tumbuh kembang anak merupakan faktor penting yang harus diamati oleh tiap orang tua. Namun, tak jarang orang tua menganggap faktor nutrisilah yang memegang peranan paling penting untuk tumbuh kembang sang buah hati.

Selain faktor nutrisi lengkap, pengasuhan orang tua juga mengambil bagian penting. Terlebih saat anak memasuki masa pertumbuhan, yaitu usia 1-3 tahun.

Menurut Psikolog Keluarga Roslina Verauli, pengasuhan orang tua di rumah memegang peran penting dalam perkembangan anak. Termasuk di usia 1-3 tahun, pola pengasuhan dan nutrisi saling melengkapi kemampuan dan kecerdasan anak.

Tak hanya soal pertumbuhan anak, tambahnya, cinta kasih orang tua juga ikut menstimulasi otak anak dan memacu kecerdasannya. "Ketika anak berinterkssi dengan orang tua, kehangatan orang tua akan menstimulasi otak anak," kata Vera.

Vera mengatakan, ada berbagai macam cara untuk memberikan cinta kasih kepada anak. Salah satunya dalah dengan ungkapan verbal. Meskipun anak belum mampu memahami bahasa yang diungkapkan orang tua, tetapi anak dapat menangkap kode yang diberikan orang tuanya.

"Jangan segan mengucapkan cinta kepada anak. I love u atau bilang mama sayang kamu," kata Vera.

Menurut Vera, bayi sangat sensitif dengan sentuhan. Oleh karena itu, dia menyarankan agar para orang tua sesering mungkin memberikan sentuhan dan pelukan kepada anak. "Apa susahnya memeluk. Kulit memiliki banyak pusat sensoris, makanya bayi sangat sensitif saat dipeluk. Ini juga ada kaitannya ke perkembangan neuron anak," tuturnya.

Selain mengungkapkan cinta, Vera menganjurkan sesering mungkin orang tua memuji pencapaian anak setelah melakukan sesuatu. Namun, pujian yang diberikan tidak secara berlebihan. "Kalau anak lagi tidak hebat, jangan dikritik," katanya.

Tag : anak
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top