Mau Belajar Skenario Film, Ayo Baca Buku Ini

Wahana Kreator Nusantara bersama Esensi, Imprint dari Penerbit Erlangga meluncurkan buku penulisan skenario bertajuk Kelas Skenario di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (21/2).
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 21 Februari 2018  |  21:12 WIB
Mau Belajar Skenario Film, Ayo Baca Buku Ini
Peluncuran Buku Kelas Skenario - Jibi/Dika Irawan

Bisnis.com, JAKARTA - Wahana Kreator Nusantara bersama Esensi, Imprint dari Penerbit Erlangga meluncurkan buku penulisan skenario bertajuk Kelas Skenario di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (21/2).

Buku yang ditulis oleh Salman Aristo dan Arief Ash Shiddiq ini merupakan buku yang ditulis dari pengalaman penulisan secara baik dan pengembangan skenario film Indonesia oleh Wahana Kreator Nusantara, di antaranya Laskar Pelangi, Garuda di Dadaku, Habibie & Ainun, Posesif, hingga karya yang akan datang, yakni Keluarga Cemara.

Materi dalam buku ini juga telah diterapkan dan terus menerus disempurnakan dalam kegiatan pelatihan penulisan skenario yang diadakan sejak tahun 2009 dalam payung PlotPoint Kreatif workshop. Buku ini secara sistematis membahas dari pengembangan ide menjadi cerita, perwujudan karakter, serta penyusunan plot dengan metode delapan sekuen hingga menjadi skenario.

Dalam penulisan buku ini, Salman Aristo, penulis skenario box office Indonesia, pemenang Penulis Skenario Adaptasi Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2016 – yang merupakan pendiri sekaligus direktur utama Wahana Kreator Nusantara dan ketua asosiasi Pilar (Penulis Indonesia untuk Layar Lebar) periode 2018-2020, bekerja sama dengan Arief Ash Shiddiq, seorang story editor yang juga terlibat dalam berbagai film box office Indonesia.

Bagi Aris, sebutan akrab Salman Aristo, Arief mempunyai kepedulian yang sama dengannya terhadap sebuah cerita yang baik.

“Bukan hal yang mudah untuk menemukan formula penulisan skenario yang mudah dimengerti, diajarkan, dan efektif dipraktikkan oleh pemula. Karena itulah, buku Kelas Skenario ini lahir dari pengembangan workshop penulisan PlotPoint Kreatif dan pengalaman menulis skenario sejak tahun 2005,” kata Aris.  

Aris dan Arief pun sepakat bahwa buku Kelas Skenario ini ditulis dengan tujuan menyebarkan ilmu penulisan skenario seluas-luasnya, lebih banyak lagi penulis skenario film Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film

Editor : Bambang Supriyanto
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top