Tyas Mirasih Tegaskan Tak Eksploitasi Anak

Tyas Mirasih dengan tegas membantah tuduhan bahwa dia telah mengeksploitasi ACB, keponakannya dari sepupunya yang sudah meninggal dunia Sisilia Supriyadi.
Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh | 17 Maret 2018 13:10 WIB
Tyas Mirasih - Instagram

Bisnis.com, JAKARTA - Tyas Mirasih dengan tegas membantah tuduhan bahwa dia telah mengeksploitasi ACB, keponakannya dari sepupunya yang sudah meninggal dunia Sisilia Supriyadi.

Dia menjelaskan bahwa ketika ibu ACB, Sisilia masih hidup, ACB sudah sering menerima endorsement, Tyas juga mengakui bahwa saat sepupunya itu masih ada, dia juga sering membantu ACB untuk foto produk-produk endorse yang ditujukan ke ACB.

Namun, karena mending Sisilia mengunci (lock) instagramnya, sehingga tidak mudah untuk dilihat oleh orang banyak .

"Kalau dibilang eksploitasi, salah sekali, jadi gini, almarhumah [Sisilia] itu Instagram-nya di-lock, jadi enggak bisa dibuka [dilihat]. Dari ACB masih kecil, saya udah bantu untuk endorse-an, foto dengan saya" ungkap Tyas di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (16/3/2018).

Jadi, sudah bukan hal baru bagi ACB untuk menerima endorsement sebuah produk dan mempromosikannya di Instagram, sehingga dugaan eksplotasi anak itu dinilai Tyas tidak berdasar, karena endorsement untuk ACB itu hanya berupa pemberian produk.

Tyas mengaku tidak menerima bayaran sepeser pun dari pihak yang mempromosikan produknya ke ACB.

"Satu lagi, itu semua tidak berbayar. Saya aja yang endorse-nya dibayar," tambah Tyas.

Selain itu, Tyas juga menegaskan bahwa ACB adalah keponakannya yang sah, karena Sisilia adalah sepupu dari keluarga ibunya, sehingga tidak benar jika dia dituding mengeksploitasi keponakannya.

"Mendiang Sisil [Ibu ACB] itu akak sepupu saya. Ada buktinya. Jadi ibu saya dengan ibunya almarhumah itu adik-kakak," jelas Tyas.

Aktivis anak Erlinda yang hadir pada pertemuan pihak Tyas Mirasih dan KPAI juga ikut menjelaskan bahwa dugaan eksploitasi anak kepada Tyas tidak berdasar.

"Dugaan itu harus dipatahkan oleh pembuktian-pembuktian. Pada saat si anak tidak sekolah, bekerja lebih dari delapan jam, itu namanya eksploitasi. Namun, selama anak itu nyaman, [misalnya] seperti anak seorang penyanyi yang tidak bisa saya sebutkan, dia jadi ambasador baju ternama. Tidak ada masalah, [yang penting] pada saat itu ada pengawasan orang tua, orang dewasa, apalagi Mbak Tyas kita tahu sepupunya [Ibu ACB]," kata Erlinda.

Tudingan ini menyeruak ke publik ketika ibu dari ayah kandung ACB, Maryke Harris Pohu menuding Tyas telah melakukan penculikan terhadap ACB dari November 2017.

Maryke merasa tidak terima cucu perempuannya yang masih berumur 5 tahun itu 'diasuh' Tyas. Apalagi, Maryke melihat ACB juga sempat melakukan endorsement di Instagram yang dikelola oleh Tyas, membuatnya menuding Tyas melakukan eksploitasi anak.

Tag : selebritas
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top