Dukung Perkembangan Film Nasional, Festival Film Penting Untuk Digelar Rutin

Penikmat film sekaligus Dosen Program Studi Komunikasi, Program Vokasi, Universitas Indonesia (UI) Rangga Wisesa mengatakan bahwa festival film perlu diselenggarakan secara rutin.
Nur Faiza al Bahriyatul Baqiroh | 31 Maret 2018 12:54 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Penikmat film sekaligus Dosen Program Studi Komunikasi, Program Vokasi, Universitas Indonesia (UI) Rangga Wisesa mengatakan bahwa festival film perlu diselenggarakan secara rutin. 

"Festival film itu penting diadakan untuk mengasah dan menjaring bakat baru, sebagai media orang untuk menonton film yang tidak ada di bioskop sekaligus menambah ilmu pengetahuan untuk pengembangan film Indonesia," ungkapnya saat dihubungi Bisnis, baru-baru ini.

Sebagai seorang penikmat film, Rangga yang juga salah satu pendiri Piala Maya, menilai perkembangan film Indonesia saat ini sudah semakin bagus.

Dia mencontohkan film garapan Joko Anwar, Pengabdi Setan, yang dibuat ulang dari film Pengabdi Setan yang rilis pada 1980-an. Film ini dianggapnya pas sehingga tidak membuat penonton membandingkan remake buatan Joko Anwar dengan film pertamanya.

Maret dikenal sebagai Bulan Film Nasional dan Hari Film Nasional jatuh pada 30 Maret. Dalam momen tersebut, Rangga menyayangkan belum banyaknya regenerasi pemain film Indonesia.

Saat ini, pemain film Indonesia disebut masih didominasi oleh orang-orang yang sama dan dengan genre yang tidak banyak berbeda. Dia juga berharap ke depannya selain festival film rutin diadakan agar para sineas Tanah Air mampu membuat film yang lebih kreatif dan perfilman Indonesia diwarnai oleh berbagai genre dan jenis film.

"Semoga ke depannya perfilman Indonesia semakin kreatif, para sineas berkarya dalam membuat genre film yang lebih variatif dan inovatif, yang semakin bermutu, sehingga nanti di bioskop film-film itu lebih kaya, berbagai genre dan jenis film ada," tambah Rangga.

Tak hanya itu, dia juga berharap, film Indonesia bisa masuk dalam nominasi Piala Oscar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top