Tren Pernikahan Konsep Tradisional Kembali Diminati

Ada anggapan bahwa pernikahan tradisional dianggap kuno. Meski begitu, hingga saat ini konsep pernikahan terus bergeser, tren pernikahan tradisional pun mulai semakin diminati.
Asteria Desi Kartika Sari | 27 Juni 2018 12:27 WIB
Ilustrasi - Abcnews

Bisnis.com, JAKARTA— Ada anggapan bahwa pernikahan tradisional dianggap kuno. Meski begitu, hingga saat ini konsep pernikahan terus bergeser, tren pernikahan tradisional pun mulai semakin diminati.

Dini Tirtasari, Cluster Director of Wedding for Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan dan JW Marriot Jakarta, mengungkapkan proporsi pernikahan berkonsep tradisional pada 2017 tercatat mencapai 40%, sisanya 60% adalah konsep modern.

"Peminat pernikahan tradisional jauh meningkat dibanding beberapa tahun sebelumnya, dan tidak tertutup kemungkinan akan bisa meningkat di tahun ini dan tahun depan," kata Dini di Jakarta, dikutip Rabu (27/6/2018) malam.

Terkait fenomena tersebut, Ega Alamsjah dari Wedding Carnaval, mengatakan ada beberapa faktor mengapa para pengantin memilih konsep tradisional, salah satunya adalah tradisi keluarga. Dia mengatakan para calon pengantin justru semakin menghormati tradisi keluarga.

Sedangkan faktor lainnya adalah keintiman untuk merekam sakral dengan elemen yang sangat esensial dari tradisi turun-temurun. “Semakin hari sisi kreativitas pasangan kian baik, sehingga dapat mengeksplorasi konsep-konsep itu tanpa meninggalkan tradisi," kata Ega.

Eva Pudjoko, desainer Rumah Kebaya menambahkan dalam pernikan tradisional terdapat beberapa momen yang sangat berharga,seperti siraman pada tradisi Jawa dan lain-lain. “Tradisi tidak bisa dibeli,” tambahnya.

Tag : pernikahan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top