Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tren Pernikahan Konsep Tradisional Kembali Diminati

Ada anggapan bahwa pernikahan tradisional dianggap kuno. Meski begitu, hingga saat ini konsep pernikahan terus bergeser, tren pernikahan tradisional pun mulai semakin diminati.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 27 Juni 2018  |  12:27 WIB
Tren Pernikahan Konsep Tradisional Kembali Diminati
Ilustrasi - Abcnews
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Ada anggapan bahwa pernikahan tradisional dianggap kuno. Meski begitu, hingga saat ini konsep pernikahan terus bergeser, tren pernikahan tradisional pun mulai semakin diminati.

Dini Tirtasari, Cluster Director of Wedding for Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan dan JW Marriot Jakarta, mengungkapkan proporsi pernikahan berkonsep tradisional pada 2017 tercatat mencapai 40%, sisanya 60% adalah konsep modern.

"Peminat pernikahan tradisional jauh meningkat dibanding beberapa tahun sebelumnya, dan tidak tertutup kemungkinan akan bisa meningkat di tahun ini dan tahun depan," kata Dini di Jakarta, dikutip Rabu (27/6/2018) malam.

Terkait fenomena tersebut, Ega Alamsjah dari Wedding Carnaval, mengatakan ada beberapa faktor mengapa para pengantin memilih konsep tradisional, salah satunya adalah tradisi keluarga. Dia mengatakan para calon pengantin justru semakin menghormati tradisi keluarga.

Sedangkan faktor lainnya adalah keintiman untuk merekam sakral dengan elemen yang sangat esensial dari tradisi turun-temurun. “Semakin hari sisi kreativitas pasangan kian baik, sehingga dapat mengeksplorasi konsep-konsep itu tanpa meninggalkan tradisi," kata Ega.

Eva Pudjoko, desainer Rumah Kebaya menambahkan dalam pernikan tradisional terdapat beberapa momen yang sangat berharga,seperti siraman pada tradisi Jawa dan lain-lain. “Tradisi tidak bisa dibeli,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pernikahan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top