Dijatuhi Denda 883 Juta Yuan karena Tak Bayar Pajak, Fan Bingbing Minta Maaf

Aktris China Fan Bingbing meminta maaf kepada publik setelah ketahuan menghindari pajak oleh otoritas pajak Negeri Panda.
Annisa Margrit | 04 Oktober 2018 15:25 WIB
Aktris asal China, Fan Bingbing, berfoto di karpet merah sebelum screening film "Ash Is Purest White" di Cannes Film Festival 2018 di Cannes, Prancis, pada 11 Mei 2018. - Reuters/Stephane Mahe

Bisnis.com, JAKARTA -- Aktris China Fan Bingbing meminta maaf kepada publik setelah ketahuan menghindari pajak oleh otoritas pajak Negeri Panda.
 
Dilansir dari Variety, Kamis (4/10/2018), Fan menyampaikan maafnya melalui akun media sosial Weibo miliknya. Otoritas pajak China menjatuhi denda 883 juta yuan, hampir Rp2 triliun, kepada sang aktris dan perusahaannya karena terbukti menghindari pajak.
 
"Saya seharusnya tidak kalah dari keinginan ekonomi, sehingga membuat saya melanggar hukum. Saya meminta maaf dengan tulus kepada masyarakat, teman-teman yang peduli dengan saya, publik, dan otoritas pajak," papar Fan dalam unggahannya, Kamis (3/10).
 
Dia juga menerima denda yang dijatuhkan kepadanya dan akan mematuhi perintah dari otoritas pajak. Fan menyatakan akan berusaha membayar kembali denda tersebut dan pajak tambahan yang dikenakan. 
 
Dia melanjutkan dirinya bisa menjadi aktris besar atas dukungan Partai Komunis, masyarakat, dan para penggemarnya. 
 
"Saya akan kembali memberikan karya terbaik bagi semua pihak dan memastikan perusahaan manajemen saya mematuhi segala aturan yang berlaku," ucap Fan. 
 
Dalam hitungan jam, permintaan maaf aktris berusia 36 tahun itu sudah dibagikan ulang lebih dari 100.000 kali dan mendapat hampir 500.000 "likes". Meski sepakat dengan langkah pemerintah, para penggemarnya menunjukkan akan tetap memberikan dukungan kepada Fan.
 
Denda ratusan juta yuan itu dijatuhkan otoritas pajak China pada Rabu (3/10) setelah melakukan penyelidikan besar-besaran di industri perfilman Tiongkok. 
 
Pemeran Blink dalam film "X-Men: Days of Future Past" ini diinvestigasi karena ada kabar bahwa dia menerapkan kontrak yin-yang dalam sejumlah film yang dibintanginya. Kontrak yin-yang adalah penggunaan dua kontrak yang berbeda dalam menentukan pendapatan yang diterima seorang aktris atau aktor dalam sebuah film.
 
Kontrak pertama, yang diperlihatkan kepada otoritas pajak setempat, memperlihatkan Fan menerima 10 juta yuan untuk ikut serta dalam sebuah film. Sementara itu, kontrak kedua adalah kontrak pribadi yang tidak ditunjukkan kepada otoritas pajak, di mana dia disebutkan mendapat 50 juta yuan--yang bebas dari pajak--untuk proyek tersebut.
 
Setelah kabar itu beredar, Fan "hilang" dari mata publik sejak Juni 2018. Dia tidak lagi mengunggah kabar di media sosial maupun muncul di acara publik dan media massa.
 
Menurut rumor, sang aktris diperiksa dan ditahan oleh otoritas pajak karena hal ini.
 
Fan bisa disebut sebagai aktris terbesar China saat ini, dengan partisipasi di puluhan film, termasuk produksi Hollywood, sejak debut pada 1998. Dia juga pernah menjadi wajah untuk sejumlah merek mewah seperti Cartier dan Louis Vuitton serta menjadi juri di Cannes Film Festival.

Sumber : Variety

Tag : pajak, selebritis
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top