Ulos Batak Dipamerkan di Annual Meeting IMF-World Bank 2018

Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatra Utara (Sumut), mengikuti pameran di pertemuan tahunan (Annual Meeting) IMF dengan Bank Dunia 8 hingga 14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Oktober 2018  |  12:49 WIB
Ulos Batak Dipamerkan di Annual Meeting IMF-World Bank 2018
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima sematan Kain Ulos khas Batak dari perwakilan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Pandumaan Sipituhuta Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut usai acara Pencanangan Pengakuan Hutan Adat Tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (30/12/2016). - Antar/Widodo S. Jusuf

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatra Utara (Sumut), mengikuti pameran di pertemuan tahunan (Annual Meeting) IMF dengan Bank Dunia 8 hingga 14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali.

Bupati Samosir  Rapidin Simbolon di Samosir, Jumat (12/10/2018), menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah yang menunjuk Kabupaten Samosir mengisi satu dari enam anjungan kabupaten/kota.

Kain khas etnik Batak, ulos yang ditampilkan mendapat perhatian dari peserta yang berasal dari mancanegara.

"Terspesial ulos yang diproduksi dari 'Negeri Indah Kepingan Surga', tentulah menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi masyarakat Samosir," tambahnya.

Ulos merupakan kain tenun khas Batak berbentuk selendang sebagai warisan budaya leluhur nenek moyang bangsa Batak. Kain selendang itu merupakan benda sakral serta simbol restu, kasih sayang dan persatuan bagi masyarakat Batak.

Bupati mengemukakan saatnya ulos menjadi produk unggulan Indonesia, karena memiliki keunikan, makna dan energi di balik simbol ulos tersebut.  Untuk itu, seluruh elemen masyarakat diajak melestarikan dan mendukung seni budaya daerah dalam peranannya dipergaulan antar bangsa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumut, annual meetings IMF-World Bank

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top