Ini Kisah Indro Warkop Saat Menyemangati Istri Melawan Kanker Paru

Indrodjojo Kusumonegoro menjadi sosok yang terus memberikan semangat kepada sang istri Nita Octobijanthy melawan kanker paru-paru. Hingga akhirnya sang istri meninggal dunia pada 9 Oktober 2018.
Muhammad Ridwan | 28 November 2018 16:57 WIB
Indro Warkop - Bisnis/Muhammad Ridwan

Bisnis.com, JAKARTA — Indrodjojo Kusumonegoro menjadi sosok yang terus memberikan semangat kepada sang istri Nita Octobijanthy melawan kanker paru-paru. Hingga akhirnya sang istri meninggal dunia pada 9 Oktober 2018.

Pria yang lebih dikenal sebagai Indro Warkop ini selalu setia mendampingi Nita berjuang melawan penyakit kanker paru-paru. Saat ditemui di acara peringatan bulan kanker dunia, Indro membagikan kisahnya kepada awak media.

Indro menuturkan bahwa sang istri pernah mengungkapkan ketakutannya terhadap penyakit yang diderita, Indro pun menegaskan dirinya akan selalu hadir untuk mendampingi Nita melawan sakitnya.

“Saya contohin dulu, ‘kamu penakut banget, dulu ketika aku bilang proses film seperti apa kamu ga takut lagi nonton film horor, itu bukti bahwa ada aku di situ, jadi masalahnya bukan akunya, tapi kita bersama, jadi mudah-mudahan kita bersama, sama anak-anak, jadi ga ada ketakutan, kita hadapi,’” ujarnya di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Indro kembali mengingat saat berbincang untuk menyemangati mendiang istrinya.

Saat itu, Indro berandai-andai dengan Nita dengan pertanyaan “Jadi kalau boleh milih siapa duluan, aku selalu bilang aku yang duluan, aku ga sanggup kalau disuruh ngedidik, suruh ngurus anak-anak, aku cuma bisa cari duit, aku cuma bisa nyontohin,” cerita Indro mengulang percakapan dengan Nita.

“Nah itu aku ulang, belum tentu, mungkin Tuhan ngasih aku duluan, belum tentu kamu, semua ga ada yang tahu, yang jelas kita bersama-sama, kita berusaha, ga ada yang ga mungkin di dunia,” sambung Indro.

Dengan percakapan itu, Indro berusaha menghilangkan ketakutan Nita menghadapi penyakitnya. Hingga akhir hayat sang istri, Indro berhasil menepati janji untuk selalu mendampingi sang istri menghadapi takut dan sakit.

“Alhamdulillah ketika dia bilang takut, saya akan temani sampai kapan pun, dan saya dari kecil ada di rumah diajari keluarga saya harus jadi laki-laki yang menepati janji, janji laki saya itu saya tepati,” tutupnya.

Tag : kanker paru-paru
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top