Wahai Para Orang Tua, Janganlah Tunjukkan Kebencian di Hadapan Anak

Seluruh gerak gerik orang tua menjadi acuan anak dalam bersikap. Rasa benci pada sesuatu yang ditunjukan di depan anak bukan tidak mungkin diikuti pula dalam keseharian anak.
Rayful Mudassir | 07 Desember 2018 17:23 WIB
Ilustrasi - Webmd

Bisnis.com, JAKARTA - Seluruh gerak gerik orang tua menjadi acuan anak dalam bersikap. Rasa benci pada sesuatu yang ditunjukan di depan anak bukan tidak mungkin diikuti pula dalam keseharian anak.

Psikolog Anak Anastasia Satriyo mengatakan bahwa orang tua perlu menjauh dari jangkauan anak saat berbicara bersama teman tentang sesuatu yang tidak disukai termasuk pada seseorang.

"Jangan sampai kebecian terhadap sesuatu termasuk pada seseorang diketahui anak, sebaiknya tidak diketahui anak. Dia juga akan mengikuti sikap kita meskipun dia tidak tahu kenapa tidak suka," kata Anastasia kepada Bisnis, Jumat (7/12/2018).

Secara psikologis, kata Anastasia, anak akan mengikuti sikap apa pun yang dilihatnya dalam lingkungan keseharian termasuk dari orang tua. Walau sejatinya anak tidak memiliki penilaian tertentu terhadap apa yang dilihat.

Menurut Anastasia sebuah sikap akan diketahui anak melalui sikap yang ditampilkan orang tua. Dari penilaian tersebut, anak memberikan semacam kesimpulan sikap apa yang harus ditunjukkan.

"Orang dewasa perlu sadar untuk tidak menularkan rasa kebencian terhadap satu kelompok, satu tokoh, satu golongan, atau satu partai. karena itu sangat sulit untuk dicerna anak," ujarnya.

Di samping itu, jika anak bertanya tentang seseorang yang dianggap tidak baik, orang tua harus menjelaskan dengan halus, tidak menunjukka kebencian atau ketidaksukaan terhadap sesuatu.

"Orang dewasa harus sadar bahwa kebencian dan ketakutan itu ditularkan," tuturnya.

Tag : anak, parenting
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top