Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kiat Agar Kerja Magang Sukses

Kerja praktek lapangan atau yang biasanya disebut magang bisa jadi melelahkan, sulit dan menakutkan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Desember 2018  |  16:06 WIB
Ilustrasi - Candornews
Ilustrasi - Candornews

Bisnis.com, JAKARTA - Kerja praktek lapangan atau yang biasanya disebut magang bisa jadi melelahkan, sulit dan menakutkan.

Aktivitas magang biasanya disesuaikan dengan jurusan dan skill masing-masing orang. Tapi, pegawai magang biasanya bekerja serabutan sesuai dengan yang dibutuhkan.

Bahkan, banyak pekerja magang yang ditugaskan untum mengarsip dokumen, mengambilkan kopi, atau mengikuti meeting bersama CEO. Meski sekecil apapun tugas yang dilakukan, selalu ada ruang untuk berkembang.

Lantas bagaimana agar magang bisa sukses ini 6 tips dari JobStreet.com untuk para mahasiswa semester akhir guna memaksimalkan kesempatan emas yang didapatkan saat magang.

1. Anggap magang sebagai pekerjaan sesungguhnya

Jika kamu ingin dianggap serius, maka kamu juga harus melakukan magang dengan serius. Kamu perlu ingat bahwa pekerjaanmu akan memiliki dampak terhadap perusahaan. Tunjukkan kepada perusahaan bahwa kamu antusias dan termotivasi bekerja untuk mereka.

Datang tepat waktu (atau bahkan datang pagian), tiba saat meeting bahkan sebelum mereka mulai, dan menyelesaikan tugas sesuai dengan deadline. Termasuk juga berpakaian rapi. Jika kamu berpakaian seolah-olah kamu ingin pergi ke kampus maka hal tersebut akan mengindikasikan bahwa kamu tidak menganggap pekerjaan tersebut dengan serius.

Perhatikan bagaimana orang lain di kantormu bersikap, dan lakukan hal yang sama. Cari tahu budaya di perusahaan itu dan sesuaikan dirimu. Hal-hal ini mungkin terkesan sepele, tapi akan membantumu untuk lebih menonjol dibanding anak magang lainnya.
 
2. Lakukan semuanya 

Terima semua tugas tanpa komplain, minta pekerjaan lebih ketika tugasmu sudah selesai, dan berikan hasil kerja yang berkualitas. Dengarkan instruksi dengan hati-hati dan minta klarifikasi. Luangkan waktu untuk memberikan hasil terbaik. Tunjukkan bahwa kamu memperhatikan setiap detail dengan mengikuti instruksi dan kamu peduli pada kualitas.

Berikan yang terbaik untuk pekerjaan magang ini. Baik itu tugas yang biasa-biasa saja ataupun tugas yang besar, terus kerjakan dengan motivasi tiada henti dan tekad untuk melebihi ekspektasi. Walaupun kamu hanya seorang anak magang, pekerjaanmu tetap akan memberikan dampak tertentu terhadap perusahaan, jadi pastikan kamu memberikan dampak yang positif.
 
3. Minta feedback 

Jika kamu menerima feedback dari supervisor kamu, perhatikan hal tersebut. Jika kamu tidak menerima feedback, kejarlah! Tidak ada salahnya menanyakan kepada bosmu bagaimana hasil kerjamu, apa yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkannya, dan hal-hal lain yang berkaitan. Tujuan dari magang ini adalah untuk belajar dan meraih sebanyak yang kamu bisa.

Meminta feedback tidak hanya akan membantu meningkatkan hasil kerjamu, tapi juga menunjukkan bahwa kamu orang yang bijaksana dan memiliki keinginan kuat untuk maju. Hal ini juga akan membuatmu menemukan kelebihan dan kekuranganmu, sehingga kamu dapat mempertajam kelebihan dan memperbaiki kekurangan sebelum menyelesaikan magang.
 
4. Hindari Snapchat, Twitter, FB, Instagram, Whatsapp...

Jangan gunakan situs social networking atau chatting dengan teman selama jam kerja. Kecuali pekerjaanmu memang membutuhkan sosial media, hindari dan tetap focus pada pekerjaanmu. Kamu berada di sana untuk belajar dan mendapatkan pengalaman berharga, jadi gunakan semua waktu dengan baik dan dedikasikan untuk melakukan hal-hal baru dan meningkatkan skill kamu.

Jika kamu telah menyelesaikan pekerjaan, dan tidak ada lagi yang harus kamu lakukan, mintalah pekerjaan lebih atau bacalah literatur perusahaan dan/atau jurnal professional. Duduk di meja kerjamu dan melihat update terbaru di sosial media sambil menunggu seseorang memberimu pekerjaan adalah cara terbaik untuk tidak mendapatkan tawaran kerja kembali.
Ingat, akun sosial media kamu tidak akan kemana-mana tapi kesempatanmu untuk belajar dan berkembang akan lewat begitu saja ketika kamu memposting status update.
 
5. Cari teman baru dan tetap berhubungan 

Karena kamu akan menganggap magang sebagai pekerjaan permanen, kamu perlu meluangkan waktu untuk mengenal rekan kerja dan bosmu. Lakukan inisiatif untuk memperkenalkan diri sendiri dan tunjukkan sikap yang positif dan ramah kepada siapapun yang kamu temui, mulai dari pembersih kantor, OB, hingga CEO. Coba untuk berkomunikasi dengan setiap orang dan cari tahu apa yang peran atau pekerjaan yang mereka lakukan.

Tetap menjaga hubungan baik yang kamu lakukan tersebut bahkan setelah magang berakhir. Kamu dapat terus berhubungan dengan teman barumu melalui sosial media atau email.

Jika kamu ditawarkan pekerjaan, kamu akan lebih punya bekal untuk sukses dari awal. Jika tidak, teman-temanmu tersebut dapat membantu merekomendasikanmu ke perusahaan lain, atau memberimu update tentang perkembangan di industri yang kamu incar, memberi referensi… dan banyak lainnya.
 
6. Ucapkan Terima Kasih! 

Di akhir masa magang, ingat untuk berterima kasih kepada semua orang yang bekerja denganmu dan orang-orang yang membantumu selama masa magang. Semua orang senang ketika mereka merasa dihargai atau diapresiasi, jadi jangan malu untuk menyampaikan rasa terima kasih. Beritahu mereka betapa kamu menghargai kesempatan untuk bekerja dan belajar dari mereka – hal ini memberikan rasa positif bagi semua orang dan bersikap baik sama sekali tidak merugikanmu.

Magang adalah langkah terakhir sebelum beralih dari mahasiswa menjadi karyawan professional. Magang memerlukan kerja keras. Dan melakukan hanya sebatas apa yang diharapkan darimu tidak cukup untuk membuatmu diperhatikan dan menonjol dibanding yang lainnya. Kamu perlu melakukan yang terbaik dan memaksimalkan waktu kamu di perusahaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

magang
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top