Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inspirasi Busana Imlek dari 2 Desainer di Lafayette

Sambut Imlek, Galeries Lafayette Jakarta menawarkan dua versi gaya busana Imlek dari dua perancang busana ternama, yakni Sebastian Gunawan lewat koleksi Votum dan Ghea Panggabean.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 24 Januari 2019  |  23:53 WIB
Koleksi busana Imlek, Galeries Lafayette Jakarta. (Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis).
Koleksi busana Imlek, Galeries Lafayette Jakarta. (Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis).

Bisnis.com, JAKARTA - Sambut Imlek, Galeries Lafayette Jakarta menawarkan dua versi gaya busana Imlek dari dua perancang busana ternama, yakni Sebastian Gunawan lewat koleksi Votum dan Ghea Panggabean.

Galeries Lafayette berupaya memberikan pengalaman belanja unik dan menyenangkan bagi para pencinta mode. Kedua label ternama tersebut menampilkan deretan koleksi busana malam atau busana cocktail dresses yang chic dan mecuri perhatian dengan motif, embellishments yang memukai dengan sentuhan gaya etnik dan oriental.

Parade gaun tersebut ditampilkan secara cantik, tidak hanya oleh model namun juga para muses yang terdiri dari para socialite, bussiness women, dan influencers. Untuk koleksi kali ini, perancang busana Sebastian Gunawan mengusung tema Regalia.

Lewat koleksi Regalia, Votum menghadirkan 8 busana yang mencampurkan berbagai elemen dari tera tudor sebagai inspirasi koleksi ini. Seba menampilkan gaun malam anggun dengan material tulle, damask dan crepe.

Semakin tampak menawan, gaun bertaburkan embroidery yang diimplementasikan dengan ciri khas era Tudor. Palet warna yang ditawarkan, memiliki unsur warna tanah yang membuat koleksi semakin menarik dengan sentuhan aplikasi keemasan.

Sementara dari koleksi perancang busana Ghea Panggabena, Ghea mengembangakan dan menerjemahkan budaya China ke dalam fesyen lewat koleksi Shanghai Express. Ghea mengatakan koleksi tersebut terinspirasi dari keindahan keramik dan porselin antik China.

Ghea mengatakan interpretasi keramik tersebut diaplikasikan di atas bahan satin, chiffon, dan tulle, ada juga motif burung phonik yang merupakan simbol keberuntungan dalam etnis Tionghoa.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

imlek lafayette
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top