Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anak Merasa Salah Jurusan, Ini Dampak yang Ditanggungnya

87% mahasiwa Indonesia salah jurusan! Kondisi tersebut menimbulkan beberapa dampak bagi perkembangan anak ke depan.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 18 Juni 2019  |  04:54 WIB
Ilustrasi - Webmd
Ilustrasi - Webmd

Bisnis.com, JAKARTA – Psikolog anak dan remaja Nyi Mas Diane mengungkapkan bahwa 87% mahasiwa Indonesia salah jurusan, mengutip penelitian Irene Guntur, M.Psi., CGA-Educational Psychologist dari Integrity Development Flexibility (IDF).

Diane menjelaskan adanya beberapa dampak yang dialami oleh para mahasiswa akibat kondisi salah jurusan. Jika Anda memiliki anak yang masih kuliah dan kemungkinan merasa salah jurusan, ketahuilah beberapa dampak berikut. 

“Pertama, kesulitan menjalankan perkuliahan. Kedua, tertekan, stres, lelah secara fisik dan mental,” ungkapnya kepada Bisnis, Senin (17/6/2019).

Dampak ketiga adalah prestasi akademik rendah dan menurunkan motivasi. Selanjutnya, anak yang ambil salah jurusan akan menjalani masa kuliah yang lama, namun tidak menghasilkan apa-apa.

“Kelima, beresiko kena drop out karena nilai atau masa belajar,” lanjut penulis buku ‘Didiklah Anak Sesuai Zamannya’ tersebut.

Adapun, yang keenam adalah harus mencari jalan karier yang baru setelah sarjana. Terakhir, dapat terjebak di karier yang salah sepanjang hidup.

“Sudah saatnya Ayah dan Bunda membantu putra dan putri dalam menemukan bakat yang menjadi kekuatan diri ananda, karena kekuatan ananda adalah sumber kebahagiannya kelak,” terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang tua
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top