Ann Sarnoff, CEO Baru dan Wanita Pertama Warner Bros

Perusahaan produksi film dan tayangan televisi Warner Bros telah menunjuk Ann Sarnoff sebagai kepala eksekutif (chief executive officer/CEO) yang baru. Hal ini merupakan sejarah pertama kalinya perusahaan tersebut dipimpin seorang wanita dalam hampir 100 tahun sejak didirikan.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 25 Juni 2019  |  16:52 WIB
Ann Sarnoff, CEO Baru dan Wanita Pertama Warner Bros
Ann Sarnoff - Sumber: Variety

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan produksi film dan tayangan televisi Warner Bros telah menunjuk Ann Sarnoff sebagai kepala eksekutif (chief executive officer/CEO) yang baru. Hal ini merupakan sejarah pertama kalinya perusahaan tersebut dipimpin seorang wanita dalam hampir 100 tahun sejak didirikan.

Ann Sarnoff merupakan presiden BBC Studios Americas yang dipilih WarnerMedia – perusahaan induk Warner Bros – untuk menggantikan CEO sebelumnya, Kevin Tsujihara yang tengah tersandung skandal sehingga terpaksa mundur.

Di Warner Bros, Sarnoff akan menjalankan salah satu operasi produksi terbesar di industri hiburan global yang mencakup film, televisi, digital, video gim, hingga produk-produk konsumen. Studio ini telah melalui masa yang bergejolak dalam beberapa bulan terakhir akibat skandal CEO Tsujihara.

Sarnoff sendiri akan melapor kepada CEO WarnerMEdia John Stankey dalam waktu dekat dan akan langsung bergabung dengan Warner Bros pada musim panas ini.

“Saya senang Ann bergabung dengan tim dan bersemangat untuk bekerja berdampingan. Dia membawa rekan jejak yang inovatif, kreatif, dan hasil bisnis yang konsisten menjadi bukti untuk mempin studio ke babak pertumbuhan berikutnya,” kata Stankey seperti dikutip Variety, Selasa (25/6/2019).

Sementara itu, Sarnofd mengatakan dirinya merasa terhormat bisa bergabung dengan sebuah studio hiburan yang memiliki sejarah panjang dan luar biasa. Dia berharap kehadirannya bisa membawa dampak positif untuk membangun studio hiburan ini menjadi lebih baik.

“Saya pikir akan sangat menyenangkan untuk mengerjakan konten untuk generasi yang berbeda-beda karena selera mereka juga berubah, begitu pula dengan pola konsumsi konten yang terus berubah” katanya.

Dia menambahkan bahwa dirinya akan menghabiskan lebih banyak waktu diawal untuk mengenal rekan kerja dan model bisnis yang dijalankan sebelum nantinya memutuskan apakah perlu melakukan perubahan struktural atau apa yang dibutuhkan studio untuk terus maju.

Sarnoff sendiri telah memilik berbagai pengalaman sebagai seorang eksekutif, mulai dari Dow Jones, Women’s National Basketball Association (WNBA) hingga Viacom. Jabatan terakhirnya adalah sebagai CEO BBC Studios Americas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top