Angkat Kisah Panglima TNI, Produser Film Dilan Siapkan "Sepatu Tua untuk Ibu"

Film Sepatu Tua untuk Ibu yang mengangkat kisah-kisah inspiratif Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto segera diproduksi.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 20 Juli 2019  |  20:05 WIB
Angkat Kisah Panglima TNI, Produser Film Dilan Siapkan
Buku Anak Sersan Jadi Panglima akan diadaptasi menjadi film Sepatu Tua untuk Ibu - Istimewa

Bisnis,.com, JAKARTA - Film Sepatu Tua untuk Ibu yang mengangkat kisah-kisah inspiratif Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto segera diproduksi.

Saat bertemu tim produksi film Sepatu Tua untuk Ibu, Panglima TNI menyebutkan bahwa pengalaman hidup yang pahit justru bisa menjadi cambuk untuk kesuksesan.

"Dalam perjalanan hidup saya sendiri 99 persen adalah proses, dan kesuksesan saat ini hanya 1 persen," kata Panglima TNI, Jumat (19/7/2019).

Panglima TNI menceritakan suka-duka perjuangan hidupnya di masa kecil hingga menjadi taruna Akabri, yang menarik dan inspiratif.

Pada pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu hadir Eddy Suprapto (penulis biografi Marsekal Hadi Tjahjanto), Ody Mulya Hidayat (produser eksekutif Max Pictures) serta penggiat film Imran Hasibuan dan Heru Hendratmoko.

"Perjuangan dalam kehidupan seorang anak manusia serta aspek human interest selalu menarik diangkat ke layar lebar. Karena itu kami tertarik mengangkat perjuangan hidup Bapak Hadi ke film, agar menjadi inspirasi kalangan milineal," kata Ody Mulya, dikutip dari keterangan resmi,Sabtu (20/7/2019).

Marsekal Hadi Tjahyanto, yang berasal dari keluarga sangat sederhana di Malang, Jatim. Pergulatan hidup  hingga mencapai posisi puncak di TNI telah dituangkan dalam buku Anak Sersan Menjadi Marsekal.

Kisah-kisah inspiratif yang pernah dialami Hadi Tjahjanto di masa kecil hingga remaja itulah yang akan diangkat dalam film Sepatu Tua untuk Ibu.

Sebagai prajurit jebolan Lembah Tidar, Hadi Tjahjanto bukan hanya tertempa kerasnya latihan militer, Jauh sebelum itu, sejak kecil Hadi sudah tertempa kerasnya kehidupan.

"Sejak kecil hingga remaja di Malang bermacam-macam pekerjaan sudah dijalaninya: mulai ‘ngasak’ jagung, bikin jemblem, donat, jualan kerupuk, sampai jadi caddy di lapangan golf," kenang Eddy Suprapto, yang juga teman semasa SMA.

"Saat menjadi taruna Akabri, Mas Hadi pun aktif mengumpulkan sepatu bekas prajurit dan taruna, lalu dibawa setiap kali mudik ke Malang untuk dijual ke tukang loak. Hasil jualan sepatu itu kemudian dibelikan beras untuk keluarganya," tambah Eddy,

Semangat hidup pantang menyerah, mau menjalani proses hidup untuk meraih sukses, kini ditularkan Marsekal Hadi ke dunia pendidikan SMA Pradita Dirgantara Solo yang digagasnya sejak beberapa tahun lalu.

Hadi merestui rencana produksi film tersebut. Menurut Ody Mulya, film Sepatu Tua untuk Ibu pun segera disiapkan.

"Persiapan segera akan kami kerjakan, dengan menulis skenario yang diadaptasi dari biografi Pak Hadi. Insya Allah tahun depan film sudah bisa dirilis," ujar Ody Mulya, yang sukses dengan film Dilan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
panglima tni

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top