Pemutaran Perdana Film Joker di Amerika Serikat Dibayang-Bayangi Penjagaan Polisi

Polisi kota New York, Amerika Serikat bakal mengerahkan petugas polisi ke biokop-bioskop dalam rangka penjagaan selama penayangan perdana film Joker (2019) pada akhir pekan ini.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 02 Oktober 2019  |  08:36 WIB
Pemutaran Perdana Film Joker di Amerika Serikat Dibayang-Bayangi Penjagaan Polisi
Film Joker / Warner Bros

Bisnis.com, JAKARTA – Polisi kota New York, Amerika Serikat bakal mengerahkan petugas polisi ke biokop-bioskop dalam rangka penjagaan selama penayangan perdana film Joker (2019) pada akhir pekan ini.

Dilansir dari Hollywood Reporter, Rabu (2/10/2019) hal tersebut dilakukan lantaran adanya kekhawatiran tindak kriminal yang terjadi pada saat pemutaran perdana film dari Warner Bros itu.

“Belum ada ancaman khusus pada saat ini tetapi peristiwa ini akan terus dipantau secara ketat. Setiap personel tambahan akan dikerahkan sesuai kebutuhan” kata polisi New York kepada Hollyood Reporter.

Sementara itu, The New York Post melaporkan bahwa kepala patroli kepolisian New York Rodney Harrison bakal mengerahkan polisi di berbagai daerah yang menayangkan pemutaran perdana film tersebut.

Adapun seorang sumber kepolisian menyatakan kepada The Post bahwa petugas patroli berseragam juga bakal dikirimkan ke bioskop jaringan AMC Theatres di seluruh kota.

Sebelumnya, pada hari Senin (30/9/2019), waktu setempat, kepolisian Los Angeles juga mengumumkan bahwa departemennya akan melakukan hal yang sama di tengah gelombang kegelisahan masyarakat.

Kegelisahan yang dimaksud berkaitan dengan tragedi penembakan massal 7 tahun silam dalam penayangan perdana film The Dark Night (2012) di Aurora, Colorado, Amerika Serikat yang menewaskan 12 orang dan 70 orang lainnya luka-luka.

Polisi Los Angeles menyatakan mereka menyadari keprihatinan publik dan signifikansi historis yang terkait dengan pemutaran perdana film Joker, karenanya diambil tindakan preventif. Kendati, tidak ada ancaman langsung dari jadwal penayangan film anyar Joker.

Kekhawatiran ini juga menjadi perhatian para pelaku jaringan biokskop di Amerika Serikat. Landmark Theatres mengumumkan mereka akan memperpanjang larangan penggunaan masker wajah dan senjata mainan (cosplay) selama pertunjukan film Joker.

Begitu juga dengan Alamo Drafthouse Cinema yang menyiapkan personil tambahan untuk pemutaran perdana film tersebut pada akhir pekan ini. Pihak Alamo Drafthouse memang tidak melarang penggunaan kostum untuk menonton film tetapi dengan kebijakan yang ketat dan pihak berwenang berhak mengusir orang yang tidak memenuhi aturan.

Film Joker merupakan hasil karya sutradara Todd Phillips dengan pemeran utamanya yakni Joaquin Phoenix. Bercerita tentang seorang komedian yang terjun ke dunia kriminal. Film ini akan tayang perdana di pasar Amerika pada 4 Oktober 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film, amerika serikat

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top