Paris de la Mode, Kembangkan Industri Lewat Edukasi

Pada era globalisasi ini segala sektor, mulai dari pasar hingga sumber daya manusia yang ada di Indonesia selalu melakukan persaingan baik di pasar lokal maupun global.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 16 Oktober 2019  |  15:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Pada era globalisasi ini segala sektor, mulai dari pasar hingga sumber daya manusia yang ada di Indonesia selalu melakukan persaingan baik di pasar lokal maupun global.

Salah satunya, Mode Indonesia yang saat ini sedang berkembang dengan pesat dan menjadi salah satu ranah kreatif yang menjanjikan untuk mereka yang mau berusaha dengan keras.

Hal tersebut adalah pandangan yang dituturkan oleh Hesty Maureen selaku founder dan Principal dari Paris de la Mode Fashion School. Menurutnya, dengan makin banyaknya desainer Indonesia yang muncul di panggung internasional. Para desainer yang ingin terjun ke dunia mode, tak cukup hanya dengan keinginan saja.

“Edukasi merupakan cara efektif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia dalam menghadapi era yang penuh persaingan ini. Dengan adanya edukasi fesyen melalui sekolah mode, para peminat dan pelaku fesyen akan mendapatkan Pendidikan atau proses pembelajaran hingga menjadi seseorang professional di industri tersebut yang dapat meningkatkan kualitas pasar lokal dan bersaing dengan pasar Global,” jelasnya.

Industri Mode adalah sejarah dan budaya yang berkelanjutan, industri ini berkembang secara positif yang terus menghasilkan banyak merek fesyen baru muncul di dunia mode. Ia menyampaikan bahwa selama masa studi, siswa akan belajar tentang teori branding, menganalisis tren saat ini dan masa depan, belajar bagaimana mengelola serta menciptakan merek fesyen serta perhitungan-perhitungan dan analisis bisnis yang akurat.

Paris de la Mode Fashion School adalah salah satu sekolah Fashion yag hadir di kota Tangerang. Letak Geografis Tangerang yang berbatasan dengan DKI Jakarta sebelah Barat, Utara, dan Timur merupakan kota terbesar kelima dikawasan Jabodetabek, dan Perkembangan perekonomian dan Pendidikan juga berkembang sangat pesat.

Kota Tangerang juga menjadi pusat manufaktur dan Industri di Pulau Jawa dan memiliki lebih dari 1000 pabrik. Hal ini menjadikan Tangerang sebagai zonasi bisnis dan Pendidikan yang akan semakin berkembang. Dimana para siswa akan belajar bisnis fesyen, termasuk manufaktur dan mengeksplorasi interaksi di industri fesyen dengan lebih leluasa.

Bagi Hesty, setidaknya ada tiga hal yang perlu dipertimbangkan seseorang ketika ingin terjun ke dunia mode sebagai desainer. Pertama, harus memiliki passion di dunia mode. Kedua, usahakan tidak bosan untuk terus latihan dan mengeluarkan ide-ide baru. Lalu yang Ketiga adalah sekolah mode.

“Seseorang yang ingin jadi desainer harus belajar tentang konsep dan teknik dalam membuat koleksi. Dua hal inilah yang tidak didapatkan seseorang jika belajar otodidak. Terlebih, terdapat banyak jaringan lokal maupun internasional dalam sekolah mode untuk memperkenalkan karya jika memang bagus dan layak,” jelasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fashion

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top