Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemeran Black Panther Tak Ingin Terlibat dalam Layanan Streaming Video

Chadwick Boseman, pemeran utama film Black Panther (2018) yang menyatakan tidak ingin berpartisipasi dalam serial di platform streaming.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 19 November 2019  |  11:44 WIB
Chadwick Boseman dalam film Black Panther (2018)  -  IMDb
Chadwick Boseman dalam film Black Panther (2018) - IMDb

Bisnis.com, JAKARTA – Kehadiran platform streaming video menjadi sarana baru bagi para aktor dan aktris untuk berkarya lewat serial dan film orisinal.

Namun begitu, tak semua tokoh ingin menjadi bagian dalam bentuk baru industri hiburan ini. Salah satunya adalah Chadwick Boseman, pemeran utama film Black Panther (2018) yang menyatakan tidak ingin berpartisipasi dalam serial di platform streaming.

“Aku tidak akan melakukannya karena aku tidak ingin melakukan acara televisi [serial]. Aku punya daftar hal-hal yang membuatku bersemengat, tetapi waralaba televisi bukan salah satunya,” katanya dalam sebuah wawancara seperti dikutip Comic Book, Selasa (19/11/2019).

Pernyataan Boseman tersebut sangat berbeda dengan beberapa bintang Marvel Cinematic Universe lainnya seperti Elizabeth Olsen, Paul Battany, Anthony Mackie, dan Sebastian Stan yang telah menandatangani untuk peran mereka di layar lebar ke platform Disney+.

Hal ini juga menjadi tanda tanya besar, apakah berarti bahwa Disney yang sedang ekspansif mengembangkan semesta Marvel di layanan barunya, tidak akan menyertakan karakter Black Panther sebagai salah satu tokoh paling ikoniknya itu.

Memang, sejauh ini masih belum ada informasi tentang serial yang berkaitan dengan waralaba tersebut. Marvel hanya telah mengonfirmasi bahwa film sekuelnya yakni Black Panther 2 dijadwalkan rilis pada 5 Mei 2022 mendatang.

Boseman juga mengomentari film sekuelnya ini akan mempertahankan cerita yang berfokus pada dunia Wakanda, “Semoga kita dapat mempertahankan fondasi yang kita atur dan bangun di atasnya, mengembangkannya dan menjelajahinya. Itulah yang saya harapkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ryan Coogler yang masihdipercayai menyutradarai film Black Panther 2 mengatakan ada tekanan tertentu untuk mengerjakan sekuel film ini, setelah keberhasilan box office pada film pertamanya.

“Saya pikir tekanan semacam itu selalu ada. Saya memiliki kesempatan untuk membuat tiga film fitur, masing-masing dari mereka memiliki jenis tekanan yang sangat spesifik,” ujar Coogler.

Namun, dia menegaskan bahwa dirinya bersama tim akan tetap fokus pada pekerjaan yang dilakukan untuk membuat film sekuelnya tetap memiliki makna dan tetap bisa dinikmati para penonton film di seluruh dunia dengan baik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top