Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Tanda Kebosanan dalam Rumah Tangga

Waktu, seperti yang kita tahu, adalah penyembuh terbesar tetapi juga bisa menjadi musuh yang menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki dalam kehidupan seseorang.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 21 November 2019  |  13:08 WIB
Perceraian -
Perceraian -

Bisnis.com, JAKARTA - Waktu, seperti yang kita tahu, adalah penyembuh terbesar tetapi juga bisa menjadi musuh yang menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki dalam kehidupan seseorang.

Karena itu, seiring berjalannya waktu, hubungan yang paling indah dan romantis pun bisa mengalami fase stagnan.

Setelah tahap awal hubungan selesai, sebagian besar pasangan menderita rasa bosan karena gairah jatuh cinta berkurang. Beberapa pasangan menyadari kebosanan kerusakan dapat menyebabkan dalam hubungan mereka dan mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi diri dan ikatan mereka.

Tetapi beberapa yang malang membiarkan hubungan mereka menyerah di bawah tekanan monoton. Karenanya, penting bagi pasangan untuk mengenali tanda-tanda kebosanan dalam hubungan jangka panjang dan memastikan bahwa mereka tidak harus membayar mahal untuk itu.

Tidak ada perkelahian dan tidak lagi peduli satu sama lain

Adalah kesalahpahaman bahwa pasangan dalam hubungan yang sehat tidak berkelahi. Menurut para ahli, perkelahian menyediakan jalan keluar untuk menyelesaikan perbedaan dan membantu pasangan untuk melampiaskan rasa frustrasi mereka.

Tidak berkelahi dengan pasangan adalah tanda kurangnya minat, yang berarti mereka tidak lagi peduli untuk memperbaiki kesalahan satu sama lain atau memilah perbedaan mereka. Kebosanan seringkali dapat membuat pasangan menjadi tidak peduli satu sama lain.

Jika Anda tidak terlibat dalam perkelahian yang sehat dengan pasangan Anda seperti sebelumnya, Anda tidak berada di wilayah yang bahagia.

Makan malam dalam keheningan

Berkat jadwal sibuk kami, kami tidak punya banyak waktu untuk dihabiskan bersama orang-orang terkasih.

Setelah hari yang sibuk di tempat kerja, sebagian besar pasangan berharap untuk makan malam bersama di mana mereka berbicara tentang hari mereka atau saling bertemu.

Jika Anda makan malam bersama pasangan Anda, jangan salah menganggap ini sebagai cara makan yang baik. Ini mungkin juga berarti Anda bosan dan tidak lagi tertarik untuk membuat acara makan malam Anda menjadi menarik seperti dulu ketika Anda baru saja mulai berkencan.

Stalking mantan kekasih di media sosial

Ini, mungkin, adalah tanda kebosanan yang paling umum dalam suatu hubungan. Ingin tahu apa yang dilakukan mantan kekasih atau ingin tahu tentang dia adalah pertanda bahwa hubungan saat ini kurang bergairah.

Menguntit mantan kekasih di media sosial mungkin dimulai sebagai kegiatan yang tidak bersalah, tetapi dapat menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki dalam hubungan saat ini.

Senang lembur di tempat kerja

Ingat hari-hari awal suatu hubungan, ketika Anda tidak sabar menunggu untuk menyelesaikan pekerjaan Anda di kantor dan pergi terburu-buru untuk bertemu kekasih Anda? Tetapi banyak hal berubah ketika kegembiraan awal berakhir dan kebosanan perlahan merayap ke dalam hubungan.

Tidak seperti hari-hari awal asmara Anda yang sedang tumbuh, Anda tidak lagi menunggu dengan penuh semangat sampai hari itu berakhir sehingga Anda dapat bertemu pasangan Anda. Sebaliknya, Anda senang menghabiskan waktu ekstra di kantor untuk melakukan pekerjaan, yang bisa Anda lakukan dengan mudah nanti. 

Cemburu pada teman-teman yang sedang jatuh cinta

Anda sedang menginjak wilayah berbahaya jika kebahagiaan atau romansa orang lain membuat Anda mudah cemburu. Ini adalah tanda bahwa Anda tidak puas dan hubungan Anda saat ini sedang melalui fase yang menunjukkan masa depan yang gelap.

Jika Anda melihat tanda-tanda seperti itu, sekarang saatnya bagi Anda untuk mengambil tindakan yang memadai untuk menyalakan kembali gairah yang hilang dalam hubungan Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

relationship

Sumber : Timesofindia.com

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top