Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mbok Jamu Masuk Catwalk

Jamu adalah ramuan tradisional Indonesia yang berasal dari akar-akaran, daun-daunan, kulit, batang dan buah. Pedagang jamu tradional bisanya membawa botol-botol jamu dalam bakul yang terbuat dari anyaman kulit bambu.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 27 November 2019  |  11:06 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Jamu adalah ramuan tradisional Indonesia yang berasal dari akar-akaran, daun-daunan, kulit, batang dan buah. Pedagang jamu tradional bisanya membawa botol-botol jamu dalam bakul yang terbuat dari anyaman kulit bambu.

Kali ini, desainer asal Indonesia menuangkan ide dan konsep tukang jamu dalam busana-busana. Warna yang disuguhkan adalah warna cerah.

Desainer asal Indonesia, Hannie Hananto menuturkan bahwa identitas tukang jamu baginya adalah perempuan bersuku jawa dengan geungan di kepala, mengenakan kebaya, selendang dan bakul jamu dengan membawa botol kaca dan ember.

"Identitas ini sudah tertanam dibenak saya berpuluh-puluh tahun, yang kemudian saya sadari bahwa tukang jamu saat ini sudah mengalami banyak perubahan identitas, branding baru yang agak kagok di mata saya," ungkapnya baru-baru ini.

Dalam beberapa tahun yang lalu, Hannie melihat para mbok jamu sudah tak berkebaya dan bercepol, digantikan dengan blus biasa dan kunciran ekor kuda. Kini Hannie juga menyadari mbok jamu juga tak memakai jarik yang menghasilkan langkah-langkah khas ketika berjalan dan juga tak menggunaan selendang dan bakul.

Bakul jamu digantikan oleh sepeda dengan boncengan yang didesain khusus agar botol jamu dan ember bisa dibawa dengan mudah.

Selain itu, kualitas dan jenis jamu juga berubah, setiap jenis ramuan jamu akan dikemas terpisah satu per satu dalam botol seperti kunyit, beras kencul, jahe lalu dicampurkan dengan takaran tertentu yang disesuaikan dengan permintaan pelanggan.

Menurut Hannie, saat penjual jamu sudah membuat ramuan instan sesuai dengan permintaan pasar, seperti ramuan masuk angin,pegal-pegal, khusus wanita dan lain-lain, hasilnya komunikasi yang tercipta saat ini pun sudah tak seakrab dulu, karena sudah timbal balik pertanyaan untuk mendiagnosa keluhan pelanggan yang digunakan sebagai dasar pembuat ramuan jamu.

Dalam peragaan busana, Hannie Hananto menggunakan warna kuning, merah, hitam dan putih dalam busana yang dirancangnya. Sementara itu, dress yang dirancangnya juga terbuat dalam bentuk print dari kain kaftan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fashion
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top