Kebiasaan Sehat Pasangan yang Sering Dianggap Buruk

Berada dalam hubungan yang beracun bukanlah hal yang mudah. Sebagian besar dari kita ingin keluar dari kehidupan baik itu lingkungan kerja yang beracun, persahabatan dan juga hubungan
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  12:58 WIB
Kebiasaan Sehat Pasangan yang Sering Dianggap Buruk
Ilustrasi - Eharmony

Bisnis.com, JAKARTA - Berada dalam hubungan yang beracun bukanlah hal yang mudah. Sebagian besar dari kita ingin keluar dari kehidupan baik itu lingkungan kerja yang beracun, persahabatan dan juga hubungan.

Namun, ketika menyangkut hubungan, seseorang perlu memahami apakah kebiasaan itu sebenarnya beracun. Banyak kali kita berpikir kebiasaan itu beracun, padahal kenyataannya tidak.

Bagaimanapun, tidak ada hubungan yang sempurna dan terkadang yang dibutuhkan hanyalah waktu dan introspeksi. Sementara sebagian besar dari kita menginginkan hal-hal menjadi cerah dan romantis sepanjang waktu, yang pada kenyataannya tidak praktis untuk dicapai. 

Berikut enam kebiasaan umum dan sehat dalam suatu hubungan, yang mungkin Anda anggap beracun:

Melukai perasaan satu sama lain Terkadang

Anda dan pasangan bisa saling menyakiti perasaan. Ada saat-saat ketika Anda harus mengatakan yang sebenarnya kepada pasangan Anda, mereka tidak ingin mendengar. Alih-alih memiliki hubungan yang palsu dan sok penting, jujur saja.

Jika pasangan Anda memberi Anda pendapat jujurnya, tidak apa-apa untuk disakiti, tetapi itu normal bagi pasangan untuk menjaga transparansi.

Menghindari konflik

Banyak orang ingin menghindari pertengkaran yang tergesa-gesa, yang normal dan sehat.

Anda perlu memahami bahwa semuanya tidak dapat diselesaikan dengan berbicara. Beberapa konflik terjadi begitu saja dan tidak dapat diselesaikan. Tidak apa-apa untuk mengabaikan beberapa konflik, daripada berdebat dan saling menyakiti satu sama lain. Seperti yang mereka katakan, beberapa pertempuran tidak layak untuk diperjuangkan.

Yang perlu Anda ketahui adalah layak untuk diperjuangkan atau tidak!

Tidak menerima kekurangan

Realitas setiap hubungan adalah bahwa tidak ada yang sempurna. Setiap orang memiliki kekurangan dan ketidaksempurnaan, semakin cepat kita menerima, semakin baik. Jika pasangan Anda menerima Anda dengan semua kekurangan Anda, bahkan Anda harus melakukannya. Mengabaikan beberapa kekurangan bisa membuat kalian lebih dekat dari sebelumnya.

Mengambil sedikit ruang

Dalam kehidupan ini, manusia tidak bisa hanya fokus pada pasangannya. Setiap orang perlu mengambil cuti dan bahkan dari suatu hubungan. Anda tidak bisa selalu menjadi zona pelarian bagi pasangan Anda. Kadang-kadang, menghabiskan waktu terpisah adalah normal, yang hanya akan membuat hubungan Anda sehat di masa depan.

Jika Anda atau pasangan ingin menghabiskan waktu, maka tidak apa-apa. Dari hobi lama hingga perjalanan bersama teman-teman, menghabiskan waktu luang dapat membantu mengembalikan percikan api.

Merasa tertarik pada orang lain

Seperti halnya kita ingin percaya bahwa kita dapat memiliki daya tarik hanya untuk orang penting kita, biologi mengatakan sebaliknya. Tidak apa-apa untuk menemukan orang lain menarik, karena itu merupakan keniscayaan biologis. Setelah kita melewati fase bulan madu, tidak apa-apa merasa tertarik satu sama lain. Menyukai seseorang tidak bisa dihindari dan bertindak berdasarkan itu adalah pilihan kita selalu!

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
relationship

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top