5 Tanda Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam

Selain gula, garam adalah musuh jahat bagi orang-orang yang mendambakan gaya hidup sehat.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 10 Desember 2019  |  09:13 WIB
5 Tanda Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam
Ilustrasi - Healthcareaboveall

Bisnis.com, JAKARTA - Selain gula, garam adalah musuh bagi orang-orang yang mendambakan gaya hidup sehat. 

Apalagi, makanan Indonesia memang memiliki rasa dengan dominasi garam di dalamnya, sehingga sulit sekali bagi orang Indonesia untuk mengurangi atau sama sekali tidak menambahkan rasa asin dalam makanannya. 

Terlalu banyak makan makanan asin ternyata bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti hipertensi, namun tak banyak orang yang mengetahui seberapa banyak garam yang perlu kita konsumsi. 

Dikutip dari NHS.uk, orang dewasa hanya boleh mengonsumsi makanan dengan takaran 6 gram garam atau 1 sendok teh setiap harinya.  Berdasarkan Times of India, berikut pertanda tubuh Anda kelebihan mengonsumsi garam. 

1. Selalu Haus

Adiktif terhadap garam dapat membuat sindrom kering pada mulut, sehingga Anda akan sering merasa haus. Kelebihan natrium dapat menghambat keseimbangan cairan tubuh dan akibatnya, memaksa Anda mengalami masalah hidrasi. Ini adalah sinyal yang jelas bahwa tubuh membutuhkan lebih banyak nutrisi menghidrasi dengan mengonsumsi lebih sedikit garam.

2. Sakit kepala ringan 

Jika Anda memiliki pengalaman sakit kepala ringan dalam jangka waktu yang lumayan lama, itu mungkin pertanda Anda perlu memperhatikan asupan garam. Umumnya, sakit kepala dapat disebabkan oleh dehidrasi yang dapat terjadi ketika tubuh tidak memiliki cairan hidrasi yang membantu.

3. Makanan terasa hambar tanpa garam

Ini adalah salah satu tanda paling umum yang ternyata sering diabaikan. Garam memang menambahkan sedikit rasa pada makanan Anda. Namun, jika tubuh Anda sudah mulai menyesuaikan dengan jumlah garam yang berlebihan, rasa ini tidak bisa lagi kembali ke jumlah yang seharusnya. Yang perlu diingat, Anda bisa mengurangi garam tanpa merusak rasanya. Jika Anda tidak bisa mengurangi garam, kemungkinan Anda sedang kecanduan garam.

4. Pembengkakan

Asupan garam dapat mempengaruhi sirkulasi darah, sehingga pada akhirnya, hal ini dapat mendorong tubuh untuk menahan udara dan menyebabkan kondisi seperti edema dan salah satu bagian dari tubuh Anda bengkak. Beberapa contoh pembengkakan terjadi diantaranya di bagian wajah dan kaki. 

5. Nyeri dan kram pada tulang

Anda mungkin tidak menyadarinya tetapi mengonsumsi garam berlebihan juga dapat merusak kesehatan tulang. Terlalu banyak garam bisa menyebabkan tubuh kehilangan kalsium yang signifikan. Hal ini yang menjadi pemicu masalah kronis seperti tulang yang lemah, kram, dan nyeri.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
makanan, garam, sakit kepala

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top