Disney Pecahkan Rekor Studio Berpendapatan US$10 Miliar

Perusahaan hiburan global Disney mencatatkan sejarah baru sebagai studio pertama dalam sejarah industri perilman yang berhasil melampaui penjualan tiket lebih dari US$10 miliar dalam kurun waktu 1 tahun.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 10 Desember 2019  |  09:31 WIB
Disney Pecahkan Rekor Studio Berpendapatan US$10 Miliar
Aktor Billy Eichner berpose saat premiere "The Lion King" di Los Angeles, California, AS, 9 Juli 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan hiburan global Disney mencatatkan sejarah baru sebagai studio pertama dalam sejarah industri perilman yang berhasil melampaui penjualan tiket lebih dari US$10 miliar dalam kurun waktu 1 tahun.

Per hari Minggu, (8/12/2019) studio tersebut telah menghasilkan pendapatan sebesar US$3,28 miliar di pasar domestik Amerika Utara dan US$6,7 miliar di pasar luar negeri. Totalnya mencapai US$9,9 miliar dan secara resmi berhasil melewati US$10 miliar pada hari berikutnya.

Catatan rekor ini telah melampaui tonggak sejarah box office global sebelumnya yang juga dipegang oleh Disney, yakni pada 2016 dengan total penjualan tiket film sebesar US$7,6 miliar pada tahun itu.

Tonggak bersejarah ini didorong oleh keberhasilan sejumlah film yang dirilis perusahaan pada tahun ini. Sebut saja Avengers: Endgame (2019) yang menjadi film paling laris di dunia sepanjang masa dengan pendapatan sebesar US$2,797 miliar.

Capaian besar lainnya termasuk film The Lion King (2019), Spider-Man: Far From Home (2019), Captain Marvel (2019), Toy Story 4 (2019), dan Aladdin (2019) yang berada dalam jajaran 10 besar film paling laris pada tahun ini.

Sejauh ini, Disney telah memiliki enam judul film yang pendapatannya melebihi US$1 miliar. Hampir menjadi tujuh film dengan judul anyar Frozen 2 yang pada akhir pekan lalu telah mengumpulkan pendapatan US$919,69 juta.

Bahkan, pendapatan lebih dari US$10 miliar yang dipegang perusahaan itu tidak termasuk penghitungan hasil dari film-filmnya di 20th Century Fox – yang resmi diakuisisi Disney pada awal tahun ini – seperti Ford v Ferrari (2019) dan Dark Phoenix (2019).

Sementara, jumlah pendapatan itu akan terus bertambah seiring dengan laju Frozen 2 yang masih terus bergerak dan film penutup pamungkasnya yang tak lain adalah Star Wars: The Rise of the Skywalker. Film ini dijadwalkan tayang 20 Desember mendatang.

Dengan label sebagai film terakhir dari semesta Star Wars dan cuplikan video (trailer) yang direspons positif, para analis memperkirakan film ini akan bergabung dengan film lain dari Disney yang berhasil mencatatkan pendapatan lebih dari US$1 miliar.

The Walt Disney memang merupakan perusahaan film paling besar di dunia. Saat ini, perusahaan memegang beberapa merek waralaba film populer seperti Marvel, Pixar, Disney Animations, National Geographic, dan 20th Century Fox.

Perusahaan juga pada November lalu telah resmi merilis layanan streaming video milik mereka yakni Disney+ dan sedang gencar membuat berbagai konten serial dan film orisinal untuk layanan terbarunya itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film, disney

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top