Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saiyo Sakato, Serial Cinta dalam Balutan Budaya Minang

Bagaimana jadinya jika dua perempuan dari dua keluarga berbagi cinta dengan seorang pria yang dibalut kompleksnya mengurus sebuah restoran Minang?
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 25 Januari 2020  |  08:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Bagaimana jadinya jika dua perempuan dari dua keluarga berbagi cinta dengan seorang pria yang dibalut kompleksnya mengurus sebuah restoran Minang?

Begitulah ide kira-kira benang merah dari serial Saiyo Sakato karya Gina S. Noer. Ide tersebut muncul ketika Gina sedang membeli sate ayam di pinggiran Jakarta pada 2015. 

Ide itu pun terus berkembang hingga Gina bersama Wahana Kreator menemukan GoPlay, platform video on demand yang merupakan bagian dari ekosistem Gojek, sebagai wadah kreatif. 

Serial berjudul Saiyo Sakato memiliki arti seia sekata dalam bahasa Minang. Saiyo Sakato pun kemudian resmi menjadi salah satu konten unggulan GoPlay Original.

Saiyo Sakato menghadirkan 10 episode kepada pecinta serial tanah air setiap hari Kamis, sejak 16 Januari 2020. Dalam menghadirkan Saiyo Sakato, Gina tak sendiri. Dia didukung showrunner lainnya, yakni Salman Aristo dan Arief Ash Shiddiq.VP Marketing GoPlay Sasha Sunu mengatakan bahwa GoPlay dan Wahana Kreator memiliki kesamaan komitmen dalam menghadirkan tayangan berkualitas. Tak hanya itu, karya itu menjadi serial pertama bagi Gina yang sudah 14 tahun terjun di industri perfilman. 

"Saiyo Sakato menjadi karya Gina, sang pemenang PIala Citra 2019, dalam genre drama keluarga yang dibalut dengan sentuhan-sentuhan khas budaya Minang dan komedi ringan yang mengundang tawa," ujarnya dalam pernyataan resmi yang diterima Bisnis di Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Sasha menambahkan bahwa cerita keluarga dengan sentuhan lokal punya daya tarik tersendiri. Gina secara apik menyajikan dua sosok perempuan tangguh dalam menghadapi masalah dalam keluarga, serta karakter-karakter lainnya dengan sejumlah subplot.

"Semua dikemas sedemikian rupa untuk menuntun penonton memahami bahwa setiap keluarga di sekitar kita sebenarnya memiliki cerita," tuturnya. 

Kreator, Showrunner, Sutradara, dan Penulis Saiyo Sakato Gina S Noer mengungkapkan bahwa suatu kebanggan dapat mewujudkan ide yang tercetus sejak lima tahun lalu. 

"Saya menuliskan serial ini dengan Cut Mini dan Nirina Zubir dalam bayangan saya. Jadi, menyatukan mereka berdua seperti mimpi jadi kenyataan. Kebahagiaan lainnya adalah bekerja sama dengan sutradara berbakat Aditya Ahmad dan sutradara yang memberikan keautentikan Minang, Arief Malinmudo," ungkap Gina. 

Gina menambahkan, Saiyo Sakato bukan hanya memberi kesempatan mengulik cerita drama yang edgy dalam balutan komedi, tetapi memberi kesempatan pada para penulis baru, kru baru, dan pemain baru untuk berkolaborasi serta menunjukkan bakat mereka.

"Regenerasi adalah kesempatan yang dibuka oleh medium serial. Ini adalah “investasi" kolaborasi GoPlay dan Wahana Kreator untuk industri kreatif Indonesia agar terus lebih baik,” ucapnya. 

Sinopsis

Saiyo Sakato bercerita mengenai Mar (Cut Mini) dan Nita (Nirina Zubir) yang mendapati kenyataan bahwa mereka ternyata berbagi suami yang sama, yaitu Da Zul (Lukman Sardi). Kenyataan pahit tersebut mereka dapatkan tak lama setelah wafatnya Da Zul, sang pemilik restoran Minang. 

Tidak hanya berbagi  suami, mereka juga mengelola restoran Minang dengan nama yang sama, Saiyo Sakato. Tak hanya itu, Da Zul mewariskan buku resep baik kepada  Mar maupun Nita. 

Konflik segera muncul saat Mar tidak menerima tindakan Nita yang nekat membuka usaha restoran masakan Minang bernama serupa, persis di seberang restoran miliknya. 

Terdapat banyak pesan kehidupan yang disampaikan melalui Saiyo Sakato. Salah satunya adalah penggambaran para tokoh dalam menemukan “resep” cinta dan dan rasa sayang melalui masakan. Mereka berusaha melindungi dan menyayangi keluarga di tengah konflik yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya. 

Sosok suami dan ayah yang selama ini menjadi panutan dan begitu diidolakan, ternyata menuntun mereka pada hal yang tak terduga. Walaupun tetap berbumbu renyah dengan gaya khas para pemain yang memiliki kemampuan akting jempolan. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top