Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemampuan Literasi Anak Indonesia Masih Rendah

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Central Connecticut State University (CCSU) mengenai seberapa tinggi minat baca negara-negara di dunia atau World’s Most Literate Nations, pada Maret 2016 mengungkapkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat baca.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  12:56 WIB
Kemampuan Literasi Anak Indonesia Masih Rendah
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Central Connecticut State University (CCSU) mengenai seberapa tinggi minat baca negara-negara di dunia atau World’s Most Literate Nations, pada Maret 2016 mengungkapkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat baca.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (tahun 2012) mengungkapkan bahwa banyak anak di Indonesia Timur menghadapi tantangan multisektoral, salah satunya adalah kesenjangan pendidikan dan kemampuan dasar. Keterbatasan itulah yang membuat empat dari 34 provinsi di Indonesia, terutama di Indonesia Timur memiliki tingkat literasi terendah, yakni Papua (36,1 persen), Nusa Tenggara Barat (16,48 persen), Sulawesi Barat (10,33 persen), dan Nusa Tenggara Timur (10,13 persen). 

Masalah dari minat dan literasi rendah itu rupanya bukan disebabkan oleh ketidakmampuan anak, namun akibat sarana prasarana yang tidak memadai, seperti fasilitas ruang perpustakaan yang kurang memadai, bahkan beberapa sekolah masih belum memiliki ruang perpustakaan. Sehingga, banyak anak sulit mengakses informasi melalui buku. 

Dengan alasan itulah, PT. Tozy Sentosa (Parkson Centro Department Store) mengumpulkan donasi membangun perpustakaan, memfasilitasi buku bacaan, serta akses pendidikan untuk anak-anak yang membutuhkan di Nusa Tenggara Timur. 

“Dengan adanya kegiatan CSR PT Tozy Sentosa melalui pengumpulan donasi untuk membangun perpustakaan guna meningkatkan minat baca serta akses pendidikan lebih baik lagi bagi anak-anak di NTT,” ungkap Putu Lidrina Liskadarty – Senior Marketing Manager PT Tozy Sentosa (Parkson Centro Department Store) dalam siaran persnya.

“Untuk kegiatan Parkson Centro We Care Educare ini, PT Tozy Sentosa (Parkson Centro Department Store) bekerja sama dengan Taman Bacaan Pelangi dan mengajak customer untuk berpartisipasi dalam membangun perpustakaan yang kemudian dapat membantu meningkatkan literasi serta minat baca anak dan dikembangkan secara berkelanjutan dalam program We Care Educare melalui penjualan kupon senilai Rp10.000 (sepuluh ribu rupiah) yang telah dilakukan di 15 gerai Parkson Centro Department Store pada tanggal 27 Mei hingga 15 September 2019,” jelas Putu. 

Diharapkan, lanjutnya, Indonesia menjadi lebih baik Sumber Daya Manusia dengan meningkatkan mutu pendidikan anak-anak bangsa, tidak hanya di Ibu Kota, juga seluruh pelosok negeri. 

Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan simbolis kepada Taman Bacaan Pelangi yang akan diwakilkan oleh Nila Tanzil selaku Founder & CEO of Taman Bacaan Pelangi dan dimeriahkan dengan adanya penampilan dari anak-anak Yayasan Panti Asuhan Darussalam An'nur dan Storytelling Session bersama kak Aio dari Ayo Dongeng Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perpustakaan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top