Jangan Buru-buru Sikat Gigi Setelah Makan. Ini Alasannya

Membersihkan gigi dan gusi usai makan, salah satunya dengan menyikat gigi memang dianjurkan para ahli kesehatan. Namun hal itu tak berarti langsung Anda terapkan, karena berisiko buruk untuk email gigi Anda.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Januari 2020  |  13:43 WIB
Jangan Buru-buru Sikat Gigi Setelah Makan. Ini Alasannya
Ilustrasi - Sheknows

Bisnis.com, JAKARTA - Membersihkan gigi dan gusi usai makan, salah satunya dengan menyikat gigi memang dianjurkan para ahli kesehatan. Namun hal itu tak berarti langsung Anda terapkan, karena berisiko buruk untuk email gigi Anda.

"Makanan bisa mengandung asam. Ketika mulut (asam) kalau langsung sikat gigi email gigi bisa hancur, meskipun email bagian keras," tutur pakar kesehatan gigi dan mulut drg. Ratu Mirah Afifah dalam acara Peluncuran Pepsodent Siwak di Jakarta, Jumat.

Sebaiknya tunggu selama 30 menit sebelum Anda menyikat gigi. Kalau Anda merasa kondisi mulut tak nyaman usai makan, berkumur atau mengunyah permen karet bebas gula bisa menjadi pilihan.

Baca juga: Kesalahan yang sering orang lakukan saat menyikat gigi

Baca juga: Sikat gigi pintar ini dijual seharga Rp1,7 juta

Laman Healthline menyebut, durasi sikat gigi yang disarankan sekitar dua menit dan dilakukan setidaknya tiga kali sehari atau usai makan.

Tetapi ingatlah jangan menyikat terlalu kuat atau terlalu dini apalagi usai mengonsumsi makanan atau minuman yang sifatnya asam.

Sebelumnya, membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi juga bisa Anda lakukan untuk menghilangkan partikel makanan dan plak yang tidak bisa dijangkau dengan sikat gigi.

Mirah menyarankan, tak hanya gigi, sebaiknya juga bersihkan bagian gusi dan lidah Anda untuk menghindari sisa makanan tersisa di mulut dan berujung masalah seperti munculnya karang gigi dan bau mulut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sikat gigi

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top