Disney Plus Raih 28,6 Juta Pelanggan dalam 3 Bulan Peluncurannya

Layanan streaming video anyar Disney Plus dilaporkan telah memiliki 28,6 juga pelanggan di seluruh dunia hanya dalam waktu tiga bulan setelah peluncuran publik pertamanya.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 05 Februari 2020  |  09:02 WIB
Disney Plus Raih 28,6 Juta Pelanggan dalam 3 Bulan Peluncurannya
Layanan streaming disney plus - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Layanan streaming video anyar Disney Plus dilaporkan telah memiliki 28,6 juga pelanggan di seluruh dunia hanya dalam waktu tiga bulan setelah peluncuran publik pertamanya.

Dilansir dari Variety, Rabu (5/2/2020) CEO Disney Bob Iger mengungkapkan angka tersebut pada acara laporan pendapatan kuartalan perusahaan.

Angka tersebut naik cukup signifikan dari laporan terakhir pada Desember tahun lalu yang menyebut jumlah pelanggan Disney Plus berjumlah 26,5 juta. Angka ini juga menunjukkan jumlah yang tinggi untuk layanan baru.

Disney juga mengungkapkan bahwa ESPN Plus, layanan over the top Amerika Serikat telah memiliki jumlah pelanggan mencapai 6,6 orang di darata Paman Sam. Sementara layanan lainnya, Hulu dilaporkan telah memiliki jumlah sekitar 30,4 juta pelanggan.

Perusahaan hiburan global Walt Disney memang memiliki sejumlah layanan yang berada di bawah naungannya. Akan tetapi, boleh dibilang Disney Plus yang merupakan anak bungsunya akan menjadi tombak utama bagi perusahaan untuk layanan streaming global.

Michael Nathanson, analis dari perusahaan riset MoffettNathanson menyatakan bahwa apa yang terjadi pada Disney Plus merupakan pencapaian yang sangat besar di industri hiburan modern.

“Dari titik ke tempat mereka [Disney Plus] sekarang, tidak bisa dipercaya. Perusahaan harus menikmati apa yang telah mereka lakukan. Mereka tidak memainkannya dengan aman, tetapi itu langkah yang benar untuk Disney,” katanya.

Adapun, layanan streaming video yang ada hingga kini masih didominasi oleh Netflix dengan jumlah pelanggan di seluruh dunia mencapai angka 167 juta pengguna. Akan tetapi, perlu diingat bahwa layanan itu telah beroperasi sejak 2007, lebih dari satu dekade yang lalu.

Nathanson memperkirakan Netflix dan Disney Plus akan menjadi pemain arus utama (mainstream) di industri ini. sembari menunggu sejumlah pemain baru yang masih akan datang seperti layanan Peacock dari NBCUniversal dan HBO Max dari WarnerMedia Entertainment.

Berdasarkan catatan Variety, jumlah pelanggan layanan streaming video yang sudah eksis hingga saat ini adalah sebagai berikut. Netflix dengan 167 juta pelanggan, Hulu dengan 30 juta pelanggan, Prime Video dengan 150 juta pelanggan.

CBS All Access dengan 10 juta pelanggan, HBO Now dengan 8 juta pelanggan, Showtime OTT dengan 10 juta, Starz OTT dengan 5,6 juta, dan Disney Plus dengan 28 juta. Sementara, Apple TV yang juga telah diluncurkan belum mengumumkan jumlah pelanggan yang telah dimilikinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
disney

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top