Ini 9 Cara Cegah Kanker Payudara

Kanker terjadi akibat mutasi sel. Mutasi sel tersebut bisa dicegah dengan menjaga gaya hidup.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  15:04 WIB
 Ini 9 Cara Cegah Kanker Payudara
Gejala kanker payudara - breastcancersymptoms.com

Bisnis.com, JAKARTA – Kanker payudara merupakan jenis kanker yang berbahaya bagi wanita setelah kanker serviks. Kanker, apapun jenisnya masih menjadi momok yang menakutkan karena harapan untuk sembuh dari penyakit sangat tergantung dengan daya juang pasien.

Untuk perempuan agar terhindar dari penyakit ini, Anda sebaiknya mengubah gaya hidup dan memperhatikan lingkungan, walaupun beberapa kasus kanker payudara disebabkan oleh faktor genetik. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan?

Berikut 9 cara untuk mencegah kanker payudara dilansir dari Blodsky.com:

1. Nabati

Mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran berwarna cerah yang mengandung flavonoid seperti t terong, seledri, paprika, tomat, brokoli, apel, dan pir, diyakini dapat membantu menurunkan risiko kanker. Subtipe flavonoid yang disebut flavonol dan flavon memiliki potensi untuk mengatur pembelahan sel dan menghentikan pertumbuhan sel kanker payudara. makanan nabati

2. Menyusui

Ibu yang menyusui anaknya lebih dari 1 tahun minim risiko kanker payudara loh. Sebab, air susu ibu (ASI) mengandung alfa-laktalbumin dan asam oleat yang membatasi kemampuan sel tumor payudara untuk bertindak secara tidak normal.

3. Tetap aktif

Aktivitas fisik seperti olahrga dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara hingga 25 persen hingga 30 persen. Aktivitas fisik yang dianjurkan yakni 45 -60 menit sehari.

4. Berhenti merokok

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology, wanita yang merokok selama lebih dari 20 tahun dan wanita yang mulai merokok 5 tahun sebelum hamil memiliki risiko kanker payudara 35 persen lebih tinggi bila dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah merokok.

5. Menjaga berat badan

Berat badan yang ideal pastinya menyokong kesehatan tubuh. Ternyata, kelebihan berat badan meningkatkan risiko kanker payudara, terutama bagi mereka yang sudah menopause.

6. Batasi alkohol

Merujuk studi di British Medical Journal, wanita yang minum alkohol 5 hingga 14,9 gelas per hari berisiko kanker payudara

7. Hindari pil KB

Menggunakan pil kontrasepsi bahkan mereka yang sudah berhenti berisiko tinggi kena kanker payudara.

8. Batasi terapi penggantian hormon

Wanita yang menggunakan terapi hormon kombinasi selama lebih dari 3-5tahun meningkatkan risiko kanker payudara.

9. Menjalani skrining setiap bulan

Sebagai upaya deteksi dini kanker payudara sebaiknya anda melakukan skrining payudara. Dengan begitu jika benar anda menderita penyakit ini, bisa diobati dengan cepat.

Berdasarkan data Global Cancer Observatory (Globocan) 2018, jumlah kematian akibat kanker di Indonesia mencapai 207.001 jiwa. Lima jenis kanker yang paling banyak menelan korban adalah kanker paru, payudara, serviks, kolorektal dan hati masing-masing 26.095 jiwa, 22.692 jiwa, 18.279 jiwa, 18.186 jiwa dan 18.148 jiwa.

Data tersebut menyebutkan penambahan kasus kanker baru di Indonesia mencapai 350.000 kasus pada 2018. Sebanyak 188.231 kasus didapati pada perempuan dan 160.578 kasus ditemukan pada laki-laki.

Proyeksi peningkatan kasus kanker tak hanya dicatatkan oleh lembaga internasional. Senada, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018) mencatatkan angka prevalensi kanker di Indonesia pada 2018 adalah 1,8 per 1.000 penduduk, atau telah naik dari 2013 sebesar 1,4 per 1.000 penduduk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kanker, kanker payudara

Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top