Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Nihil, Kemampuan Indonesia Deteksi Virus Corona Malah Diragukan

Berdasarkan data WHO per 8 Februari 2020, sebanyak 34.886 orang terjangkit virus corona dengan peningkatan 3.419 kasus baru.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  09:00 WIB
Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus Corona untuk penelitian di Laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/2/2020). ANTARA FOTO - Umarul Faruq
Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus Corona untuk penelitian di Laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/2/2020). ANTARA FOTO - Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA - Selama sebulan terakhir ini, masyarakat dunia digegerkan wabah virus corona jenis baru yang muncul di kota Wuhan, China.  Wabah tersebut telah merebak di 24 negara lain dan merenggut lebih dari 700 jiwa di seluruh dunia.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per 8 Februari 2020, sebanyak 34.886 orang telah terkonfirmasi terjangkit virus corona dengan peningkatan 3.419 kasus baru. Sebanyak 724 orang meninggal dunia akibat infeksi virus corona. Sebagian besar pasien dan korban jiwa dilaporkan dari China.

Di luar China, sebanyak 288 kasus terkonfirmasi dilaporkan di 24 negara lainnya. Negara terakhir yang melaporkan kasus virus corona adalah Belgia.

Virus yang disebut novel coronavirus atau 2019-nCoV ini juga telah menjangkiti sejumlah negara Asia Tenggara, antara lain di Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Kamboja, dan Filipina. 

Hal ini tentu membuat Indonesia meningkatkan kewaspadaannya terhadap ancaman wabah virus corona.  

Untungnya, hingga kini di dalam negeri belum ditemukan kasus terkonfirmasi positif infeksi novel coronavirus.  Kementerian Kesehatan hingga Jumat (7/2/2020), telah memeriksa 50 spesimen pasien dari 18 provinsi.  Hasilnya, 49 spesimen dinyatakan negatif dan satu masih dalam proses pemeriksaan.

Namun di sisi lain, belum dilaporkannya kasus novel coronavirus di Indonesia telah memicu keraguan akan kemampuan Indonesia dalam mendeteksi infeksi virus tersebut dengan cepat.  Kementerian Kesehatan telah membantah hal tersebut.

 

1 dari 3 halaman

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona
Editor : Nancy Junita

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top