Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Sembarangan Beri Antibiotik pada Anak

Antibiotik bukanlah obat yang tepat untuk menangkal flu.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 20 Februari 2020  |  08:15 WIB
Antibiotik - telegraph.co.uk
Antibiotik - telegraph.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Banyak orang tua dengan mudah memberikan antibiotik pada anaknya ketika flu dan demam.

Padahal, antibiotik bukanlah obat yang tepat untuk menangkal flu.

Dokter spesialis anak di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Bambang Supriyanto mengatakan bahwa anak bisa sembuh dengan sendirinya. “Cukup bersabar saja, imunitas tubuh akan bekerja dan anak bisa sembuh,” katanya seperti dikutip dari Tempo.co.

Antibiotik memang diperlukan apabila flu dan demam diikuti dengan indikasi lainnya seperti suhu tubuh di atas 38,5 derajat selsius, ada benjolan di leher, ada bintik-bintik putih menyerupai nanah pada leher, flu dan demam namun tidak disertai batuk, serta berusia tiga sampai 14 tahun. “Setidaknya harus ada empat dari indikasi yang muncul baru boleh minum antibiotik,” katanya. 

Lalu, bagaimana jika anak minum antibiotik setiap flu dan demam padahal tidak dibutuhkan? Dua dampak pun bisa dialami anak. Bambang menjelaskan bahwa yang pertama adalah resistensi antibiotik. “Ini adalah kondisi saat anak membutuhkan antibiotik dan minum obat, tidak mempan karena virus dan bakterinya sudah kebal,” katanya.

Dampak berikutnya adalah risiko asma. Menurut Bambang, anak yang memiliki bakat asma sejak kecil dan sering minum antibiotik memiliki risiko besar untuk benar-benar mengalami masalah pernapasan itu. Tak heran, ia pun mengimbau agar orang tua tidak mudah memberi antibiotik pada anak.

“Sesuai dengan indikasi dan tidak berlebihan, itu yang terpenting agar jauh dari dampak buruknya,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

antibiotik

Sumber : Tempo.co

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top