Festival Kisah Kopi Manjakan Pencinta Kopi

Kisah Kopi ditujukan bagi orang-orang awam yang menyukai kopi tetapi belum terlalu paham dengan dunia kopi.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 21 Februari 2020  |  22:00 WIB
Festival Kisah Kopi Manjakan Pencinta Kopi
Konferensi pers Kisah Kopi Volume 2: Festival Kopi Lokal Kekinian di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Jumat (21/2/2020). - Syaiful Millah

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah sukses digelar tahun lalu, acara Kisah Kopi Volume 2 kembali hadir sebagai festival kopi lokal kekinian yang menyuguhkan informasi dan pengalaman baru kepada para penikmat kopi.

Revyta Gouw, Founder Jamboree, penyelenggara Kisah Kopi Volume 2 mengatakan bahwa acara ini berbeda dengan festival kopi lain. Menurutnya, sebagian besar festival kopi ditujukan untuk para coffee enthusiast dan coffeepreneur dengan konten acara yang spesifik.

Kisah Kopi ditujukan bagi orang-orang awam yang menyukai kopi tetapi belum terlalu paham dengan dunia kopi. Untuk itu, acara ini menghadirkan tidak hanya para penjual kopi, tetapi juga produsen biji kopi hingga perusahaan alat dan mesin kopi.

“Kisah Kopi hadir untuk kalangan yang lebih luas yaitu mereka para penikmat kopi awal yang belum terlalu paham tentang kopi. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini bisa meningkatkan pengetahuan mereka dan kecintaannya terhadap kopi,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (21/2).

Acara ini berlangsung pada 20-23 Februari 2020, bertempat di Atrium Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan.

Selain menghadirkan berbagai tenant kopi, acara ini juga menyelenggarakan lokakarya kopi, Coffee Creation Competition bersama Tropicana Slim, dan Latte Art Competition bersama dengan Esperto Indonesia.

Noviana Halim selaku Brand Manager Tropicana Slim mengatakan keterlibatan pihaknya dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tanpa mengorbankan gaya hidup kekinian.

Menurutnya, kopi telah menjadi bagian dari keseharian dan gaya hidup masyarakat, khususnya akan muda. Akan tetapi, banyak yang tidak menyadari minuman itu mengandung gula yang tinggi dan bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit.

“Kami sangat senang bisa berkolaborasi di Kisah Kopi dengan mengadakan kompetisi Coffee Creation Competition. Ini tujuannya adalah memberi inspirasi bagi pebisnis kopi untuk menghasilkan pilihan menu minuman kopi yang enak juga tetapi sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Novita Suryaningsih selaku Director of Marketing and Business Development Esperto Indonesia mengungkapkan, acara Latte Art Competition yang diadakan dalam ajang Kisah Kopi Volume 2 bertujuan untuk mencari bakat baru para latte artist di dalam negeri.

Dia melanjutkan, ada sekitar 160 peserta yang menajukan formulir awal. Setelahnya, diseleksi hingga 31 peserta yang akan bertanding langsung di Kisah Kopi pada Sabtu (21/2).

Adapun, pihak yang akan menjadi juri dari kompetisi ini adalah Franky Angkawijaya selaku CEO and Founder Esperto Indonesia, Tuti Hasanah Mochtar selaku barista profesional dan Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), serta Robby Firlian selaku pemenang Latee Art Competition tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kopi

Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top