Indonesia Sneaker Team (IST) Ajak Semua Kalangan Pakai Sneaker

Belakang muncul sejumlah komunitas pecinta sneakers, salah satunya Indonesia Sneaker Team (IST).
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 22 Februari 2020  |  19:31 WIB
 Indonesia Sneaker Team (IST) Ajak Semua Kalangan Pakai Sneaker
Sepatu Pijak Bumi - pijakbumi.com

Bisnis.com, JAKARTA - Sneakers, sepatu dengan sol karet ini belakangan digandrungi generasi milenial dan Z. Pasalnya, salah satu syarat untuk tampil hypebeast yakni menggunakan sneakers.

Tak ayal, banyak diantara mereka yang menjadi kolektor sneakers. Mulai dari sneakers terbaru hingga lawas yang kabarnya membuat tampilan lebih kece.

Beberapa waktu kebelakang pun muncul sejumlah komunitas untuk pecinta sneakers. Salah satunya Indonesia Sneaker Team (IST).

Kharisma P. Alamsyah, salah satu pengurus IST mengatakan komunitas ini dibentuk melalui thread sneakers addicts di jejaring sosial, Kaskus pada 2007. Saat itu sneakers belum terlalu populer di Indonesia dan susah sekali mendapatkan sepatu yang bagus atau up to date.

Akhirnya muncul forum yang awalnya dibuat sebagai ajang diskusi, bertukar cerita maupun fun fact tentang koleksi sneakers pribadi hingga terbentuklah komunitas IST.

Pria yang akrab disapa Tomi itu mengatakan IST saat ini menjadi komunitas pecinta sneakers terbesar di Indonesia karena terdiri dari multibrand collector. Sampai saat ini IST memiliki sekitar 42.000 member aktif di Facebook dan 82.000 followers di Instagram. Dia mengungkapkan bahwa banyak juga publik figur yang ikut memantau dan belajar bersama IFT seperti Gading Marten.

New Balance seri 1300 versi OG pertama rilis tahun 1985./sumber instagram Indonesia Sneaker Team (IST)

Selain memberikan edukasi di media sosial IST juga memiliki beberapa program rutin dan terbuka untuk umum. Antara lain, pertama, collective sale yang menjadi ajang pertemuan untuk membeli, menjual, dan memperdagangkan sneakers baru hingga bekas, juga pakaian, serta aksesoris sneakers.

Kedua, sunday trade berupa mini gathering yang diadakan dalam bentuk talks atau forum diskusi. Collective sale maupun Sunday trade biasanya dilakukan dalam 3 bulan sekali di Jakarta. Ketiga, IST basket yakni bermain basket bersama yang dilakukan 1 minggu sekali untuk menyambung silaturahmi antar member maupun masyarakat luas.

Terakhir IST review yakni mereview produk yang akan, sedang, atau sudah lewat sebagai pembanding dengan niat untuk memacu perkembangan brand lokal khususnya pada industri di Indonesia. Review produk ini rajin diposting melalui Facebook, Instagram, dan website Indosneakerteam.

Mengenai brand lokal, saat ini menurut Tomi di Indonesia sudah berkembang dan banyak yang memiliki kualitas bagus. Salah satunya League. “League punya source yang oke banget. Pabrik bekas Nike, Asics, Reebok. Human resources bekas Nike semua bahkan designernya pun bekas Nike ORAGON (nike HQ),” sebutnya kepada Bisnis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sepatu, Sneakers

Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top