Berikut Perubahan yang Terjadi pada Kulit Selama Hamil

Persiapkan diri Anda untuk berbagai perubahan kondisi kulit selama kehamilan. Saat hormon Anda berfluktuasi, kulit juga mengalami masa transisi naik dan turun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  06:07 WIB
Berikut Perubahan yang Terjadi pada Kulit Selama Hamil
Wanita hamil - telegraph.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Persiapkan diri Anda untuk berbagai perubahan kondisi kulit selama kehamilan. Saat hormon Anda berfluktuasi, kulit juga mengalami masa transisi naik dan turun.

Berikut perubahan yang terjadi menurut ahli dermatologi dari Sanova Dermatology di Austin, Texas, Amerika Serikat, Ted Lain, seperti dilansir Real Simple:

Trimester pertama

Menurut Lain, rendahnya kadar estrogen dan progesteron pada trimester pertama seringkali membuat kelenjar minyak bekerja ekstra.

Akibatnya, wajah cenderung memerah dan berjerawat.

Ada juga potensi mengalami "topeng kehamilan" atau disebut melasma atau chloasma. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bercak-bercak gelap berpigmen di berbagai bagian wajah, terutama dahi dan pipi.

“Ketika kadar estrogen meningkat, kandungan pigmen di kulit juga meningkat, menyebabkan bercak-bercak gelap terlihat selama kehamilan. Sayangnya ini sangat sulit dicegah dan sulit pudar bahkan setelah bayinya lahir,” kata Lain.

Tapi jangan khawatir, ada cara untuk membantu mengimbangi efek negatifnya. Paparan sinar matahari meningkatkan kemungkinan bintik-bintik gelap ini, jadi pakailah tabir surya setiap kali Anda berencana pergi keluar rumah.

Kulit Anda mungkin lebih sensitif dari biasanya dan ingin menaikkan tingkat SPF. Anda bisa menambahkan pelembap yang mengandung vitamin E dan asam alfa-hidroksi, yang membantu mencegah pigmentasi dengan merangsang proses pelepasan alami kulit.

Untuk mengatasi jerawat, Lain merekomendasikan produk OTC topikal yang mengandung benzoil peroksida atau asam glikolat. Sebaiknya hindari segala astringen obat jerawat karena berbahaya bagi wanita hamil.

Pastikan untuk berbicara dengan dokter Anda sebelum menggunakan obat topikal atau oral selama kehamilan atau saat menyusui.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hamil

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top