Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Yulia Fandy Dorong Pelestarian Alam Lewat Koleksi Radiant

Yulia menyatakan para petani di Kampung Negri Agung Tanjung Rambang Prabumulih, Sumsel telah terlebih dahulu memanfaatkan limbah alami ini sebagai pewarna alami untuk tekstil.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 29 Februari 2020  |  22:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Perancang busana, Yulia Fandy meluncurkan desain terbaru bertajuk Radiant yang memanfaatkan sisa-sisa daun dan buah karet luruh dari Sumatera Selatan.

Yulia menyatakan para petani di Kampung Negri Agung Tanjung Rambang Prabumulih, Sumsel telah terlebih dahulu memanfaatkan limbah alami ini sebagai pewarna alami untuk tekstil.

Ihwalnya, dia pun memutuskan berkolaborasi dengan pengrajin lokal kain jumputan yang sudah terlebih dahulu memanfaatkan limbah ini sebagai pewarna tekstil.

Tak hanya dari pohon karet, sejumlag sisa kulit tanaman di daratan Palembang ini memang bisa menjadi pewarna alam. Sebut saja misalnya; kandis, nanas, semar kubung, duku, manggis, dan rambutan.

Untuk jenis buah misalnya; rambutan dan pinang dan daun lurub misalnya mahoni, mentoa dan simpur. Selain itu masih ada pula sisa serbuk kayu yang bisa digunakan sebagai pewarna alami tekstil yakni leban, cempedak, dan kayu nangka.

"Sisa limbah ini yang dari kayu kalau sudah dipakai dikeringkan bisa jadi bahan bakar. Ada juga yang sisanya jadi pupuk dan pakan ternak, jadi ini memberdayakan alam dan tidak merusak alam," ujar Yulia di Tribata Dharmawangsa, Sabtu (29/2/2020).

Yulia menyebut kerjasama dia dengan petani dan pengrajin daerah adalah juga upaya mendorong ekonomi lokal. Sehingga dalam karya Radiant, Yulia memutuskan untuk memanfaatkan teknik yang sama.

"Saya meminta dan mengarahkan petani untuk melakukan pencelupan tie dye hingga mencapai warna dan motif sesuai impian saya. Kebetulan saya pun mencari bahan yang cocok untuk menggarap sebuah karya berkenaan dengan pergelaran Fashion Rhapsody: Harmoni Bumi The Show," tuturnya.

Secara total ada dua puluh empat set busana koleksi Radiant dalam perhelatan Fashion Rhapsody. Sejumlah warna dalam Radient misalnya krem, coklat muda, terracota, coklat pekat. Sejumlah warna ini menjelma dalam busana kasual, baju koktail, hingga gaun malam dengan beragam siluet. Karya Yulia ini menunjukkan teknik pewarna alami bisa menghasilkan karya yang cantik untuk berbagai kebutuhan dan kesempatan.

Sejumlah muse yang menampilkan koleksi Radiant dalam Fashion Rhapsody 2020 adalah Renita Sari, Metta Ariesta, VB Rudy, Alifiya Arkana, dr. Shella Pratiwi dan Nesa Aqila.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fashion
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top