Ini 3 Tips Tetap Bugar Saat Social Distancing

Beragam gerakan ringan sampai berat bisa dilakukan di rumah. Ada beberapa gerakan yang bisa dilakukan di sela-sela pekerjaan rumah.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 07 April 2020  |  18:57 WIB
Ini 3 Tips Tetap Bugar Saat Social Distancing
Sehat dan bugar setiap hari saat social distancing. - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), pemerintah melakukan social distancing untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

World Health Organization (WHO)  memberikan tips untuk menjaga kebugaran tubuh. Dalam keterangan resmi dari WHO pada Selasa (7/4/2020), dengan menjaga kebugaran tubuh maka turut membantu  para dokter dan perawat menurunkan penyebaran virus corona.

World Health Day atau Hari Kesehatan Sedunia setiap tanggal 7 April bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan sesuai arahan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) yang tahun ini fokus menjaga kebugaran tubuh manusia melalui masa karantina akibat pandemi Covid-19.

“Jangan lupa saat #DiRumahAja untuk tetap menjaga badan tetap sehat dan fit dengan tetap berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi,” dikutip dari WHO:

1.Tetap Bugar Saat #DiRumahAja

Walaupun Anda tengah menerapkan karantina diri, Anda bisa tetap menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga, meskipun sedang tidak bisa ke gym.

Beragam gerakan ringan sampai berat bisa dilakukan di rumah. Berikut beberapa gerakan yang bisa dilakukan di sela-sela pekerjaan rumah. Beberapa pilihan misalnya, Anda bisa melakukan plank sambil menunggu air mendidih untuk bikin teh. Anda bisa melakukan squat saat iklan TV muncul.

Satu menit lumayan untuk melakukan squat. Lalu Anda merenggangkan badan setelah selesai video call dengan client atau rekan kantor. Di pagi hari, pasang lagu favorit yang upbeat dan menarilah dengan intensif. Anda juga bisa mengajak anak-anak di rumah untuk ikut menari sebelum mereka harus mengikuti virtual class bersama guru dan teman sekolah mereka.

Tak hanya itu, sejumlah perlengkapan rumah tangga juga bisa digunakan untuk menggantikan peralatan gym. Misalnya bicep curl menggunakan galon kecil. Wood Chop dengan toples makanan. Anda pun bisa melakukan gerakan shoulder press dengan produk susu atau minuman lain yang cukup berat. Lateral raise menggunakan produk susu atau minuman lain yang cukup berat.

2.Terapkan A B C D E dalam Menyusun Menu Makanan

Hal terpenting menjaga kebugaran adalah mengonsumsi makanan bergizi dan menjaga pola makan yang sehat agar tubuh kita lebih sehat dan kuat. Menurut Dr. Matthew Lantz Blaylock, PhD, makanan segar adalah sumber asupan gizi yang terbaik; namun mengingat situasi di mana kita mungkin belum bisa sebebas sebelumnya pergi ke pasar atau supermarket untuk membeli bahan pangan yang segar, maka makanan beku, siap saji dan kaleng bisa menjadi opsi.

“Yang penting adalah kita teliti dalam melihat sumber makanan tersebut. Misalnya, dalam hal memilih susu UHT, teliti dan lihat terlebih dahulu apakah susu UHT tersebut berasal dari susu segar,” ujar Matthew.

Terdapat 5 hal yang perlu diingat dalam menyusun menu makanan sehari-hari menurut Dr. Matthew Lantz Blaylock, PhD dalam ABCDE.

Pertama, adequacy: usahakan menu makanan mengandung cukup nutrisi penting untuk menjaga diet yang sehat. Jangan lupa bahwa gaya hidup sehat terdiri dari 70 persen asupan gizi dan 30 persen olahraga.

Kedua, balance yaitu terapkan pola makan yang seimbang dengan rekomendasi konsumsi 40-60 persen karbohidrat, 20-30 persen lemak, dan 15-20 persen protein.

Ketiga, calorie control yaitu menjaga jumlah kalori dalam menu makanan. Kurangi makanan yang minim nutrisi dan mengandung kalori berlebih.

Keempat, density of nutrition yaitu memprioritaskan makanan yang mengandung nutrisi tinggi dan jauhi makanan yang kurang sehat.

Kelima, A bit of everything yakni usahakan  variasi dalam menu makanan sehari-hari.

3.Cermat dalam Memilih Dairy Products

Salah satu makanan bergizi yang baik untuk dikonsumsi setiap hari guna menjaga kebugaran adalah susu. Menurut Dr. Matthew Lantz Blaylock, PhD, makanan segar adalah sumber asupan gizi yang terbaik, termasuk susu dan produk olahan susu (dairy products).

Jika memungkinkan, sebaiknya konsumsi susu segar. Namun, jika kurang memungkinkan dan ingin memilih susu UHT misalnya, telitilah kandungan susu UHT tersebut dan yakinkan bahwa terbuat dari susu segar hasil pasteurisasi.

Misalnya saja ahli produk susu dan produk olahan susu, Greenfields menjaga semua tahapan untuk menghasilkan susu segar berkualitas terbaik mulai dari peternakan sapi, pemerahan susu, pengemasan hingga tiba pada tujuan akhir distribusi.

Proses yang sepenuhnya otomatis dan terintegrasi dari pasteurisasi, sterilisasi hingga pengemasan dikendalikan oleh Programmable Logic Controller (PLC) yang menjamin proses tersebut berjalan lancar dan tidak ada kesalahan.

Adapun proses pasteurisasi bertugas untuk menghancurkan patogen, spora, mikroorganisme yang tidak baik. Susu yang telah dipasteurisasi membantu untuk menjaga kualitas susu segar dengan menghancurkan mikroorganisme pembusukan dan enzim-enzim. Pasteurisasi juga dapat mempertahankan nutrisi yang baik dari susu segar dan tidak menjadi basi secepat susu segar yang tidak dipasteurisasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tips sehat, Virus Corona, covid-19

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top