Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabar Gembira, Uji Coba Vaksin Covid-19 di Inggris Rampung Agustus

Juru bicara negara tersebut mengatakan jika uji coba vaksin covid-19 pada manusia bakal rampung pertengahan Agustus 2020.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 19 April 2020  |  09:47 WIB
Seorang peneliti bekerja di laboratorium pusat pencegahan dan pengendalian penyakit di Nanyang, Provinsi Henan, China tengah, pada 4 Februari 2020. - Antara/Xinhua
Seorang peneliti bekerja di laboratorium pusat pencegahan dan pengendalian penyakit di Nanyang, Provinsi Henan, China tengah, pada 4 Februari 2020. - Antara/Xinhua

Bisnis.com, JAKARTA - Titik cerah terkait vaksin virus corona atau covid-19 muncul di negara Inggris.

Juru bicara negara tersebut mengatakan jika uji coba vaksin covid-19 pada manusia bakal rampung pertengahan Agustus 2020.

Profesor Sir John Bell dari universitas Oxford mengatakan mengatakan jika tes pertama Inggris pada manusia itu sukses, maka miliaran vaksin dapat  segers diproduksi.

Dia menekankan bahwa uji coba yang tepat sangat penting untuk keselamatan, namun dia optimistis jika kesiapan vaksin sudah selesai Mei 2020 dan mulai diujicobakan sehingga hasilnya bisa diketahui pada Agustus 2020.

"Namun, tentu saja, ada masalah besar tentang bagaimana Anda memproduksi dalam skala miliaran dosis," ujarnya dikutip dari Metro.co.uk.

Pernyataan ketersediaan vaksin ini menjadi harapan baru dunia, setelah sebelumnya para ahli menyatakan vaksin kemungkinan baru akan tersedia 18 bulan lagi.

"Yang penting adalah Anda harus melakukan uji coba yang tepat karena keselamatan sangat penting untuk hal-hal ini. Tetapi jika kita dapat melihat bukti respon kekebalan yang kuat pada pertengahan atau akhir Mei, maka saya pikir permainannya sudah berjalan.” tambahnya.

Sir John mengatakan uji coba manusia terhadap vaksin potensial lain telah dimulai di Universitas Oxford pada hari Kamis, setelah berbagai studi keselamatan.

Namun, seorang juru bicara Universitas Oxford mengatakan uji coba belum benar-benar dimulai pada manusia kemungkinan minggu depan.

Sir John adalah bagian dari gugus tugas para ilmuwan dan produsen terkemuka Inggris yang bertujuan mengembangkan vaksin dengan 21 proyek dengan biaya senilai £14 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksin oxford
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top