Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Isak Tangis Histeris Hingga Pingsan Mewarnai Pemakaman Didi Kempot

Air mata tak kuasa dibendung saat tubuh Didi Kempot yang sudah tidak bernyawa masuk ke dalam liang kubur.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 05 Mei 2020  |  23:16 WIB
Makam Didi Kempot. - Instagram
Makam Didi Kempot. - Instagram

Bisnis.com, JAKARTA - Berpulangnya Didi Kempot meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi sobat ambyar.

Peti mati berwarna cokelat muda yang dikeluarkan dari pintu belakang mobil menjadi penanda bahwa tubuh tanpa nyawa harus dikuburkan di dalam liang lahat.

Istri dan anak-anak Didi Kempot tak kuasa menahan tangis saat melihat peti berisi tubuh Didi Kempot. Air mata kesedihan terus mewarnai prosesi pemakaman Didi Kempot.

Didi Kempot adalah nama panggung yang dikenal oleh sobat ambyar. Dia memiliki nama asli Dionisius Prasetyo dan lahir di Surakarta, 31 Desember 1966.

Pria pelantun lagu patah hati tak akan pernah dilupakan oleh sobat ambyar. Lagu ternama yang menjadi favorit fansnya antara lain Solo Balapan, Sewu Kutho, Cidro dan Tatu.

Kakak sulung Didi Kempot Lilik Subagyo mengungkapkan bahwa Didi Kempot adalah pahlawan keluarga. Sebab, dia tak ingin melihat saudaranya dalam keadaan susah.

Menurutnya, gejala penyakit yang menjemput Didi Kempot menuju kematian, tidak terdeteksi dan tampak tidak serius. "Sebelumnya pernah mengeluh sesak hanya karena kecapekan saja," ungkapnya.

"Didi kempot adalah pahlawan keluarga, dia tidak bisa melihat saudara susah. Sejak muda, dia selalu jadi pimpinan ya di pengamen dan grupnya campursari," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

didi kempot Didi Kempot Meninggal
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top