Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Redknot, Sneaker Lokal Yang Naik Daun

Merek Redknot lahir dari sentuhan tangan dingin Oei Wendy karena melihat potensi pasar sneaker di Tanah Air yang masih sangat besar. Tambah lagi, Indonesia merupakan salah satu produsen sepatu terbesar di dunia setelah China, India, dan Vietnam.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 16 Juni 2020  |  18:49 WIB
Redknot - istimewa
Redknot - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA-- Selama 4 tahun terakhir pasar sepatu sneaker di dalam negeri terus meningkat. Salah satu pendatang baru yang mencuri perhatian ialah sneaker bermerek Redknot.

Merek Redknot lahir dari sentuhan tangan dingin Oei Wendy karena melihat potensi pasar sneaker di Tanah Air yang masih sangat besar. Tambah lagi, Indonesia merupakan salah satu produsen sepatu terbesar di dunia setelah China, India, dan Vietnam.

“Saya melihat ini adalah opportunity yang besar untuk masuk ke industri sepatu. Marketnya sangat besar,” ujar Wendy dalam keterangan resmi, Selasa (16/6/2020).

Alumnus Universitas Bina Nusantara ini menuturkan jika diteliti banyak merek besar di luar negeri ternyata memiliki fasilitas produksi di Indonesia. Dengan kata lain, jelasnya, industri sepatu lokal dapat memproduksi sepatu dengan kualitas internasional.

Wendy menuturkan Redknot sebagai merek lokal akan terus memproduksi memproduksi beragam model sepatu berbeda. Dengan memanfaatkan jejaring media sosial Instagram dengan lebih dari 108.000-an pengikut, Redknot akan terus berekspansi dan mengembangkan jaringan distribusi.

Dia mencontohkan pada  awal Juni lalu, Redknot memperkenalkan model Redknot Altitude yang dijual dalam jumlah terbatas. Sepatu tersebut langsung habis dalam jangka waktu kurang dari 1 jam sejak dirilis resmi ke pasar.

“Model sepatu terkenal ringan langsung dirajut oleh pengrajin Indonesia. Kami yakin buatan lokal memiliki kualitas yang tidak kalah dengan brand luar,”  katanya optimistis.

Wendy mengenang ketika memulai Redknot, banyak masyarakat yang belum begitu sadar perihal adanya merek sepatu lokal yang berkualitas. Untuk itu, Redknot mencoba mengedukasi pasar dengan mengkampanyekan tagline “From Indonesia to Indonesia”.

“Ketika brand kami semakin naik kelas, orang akan melihat nantinya adalah buatan mana, bukan hanya nama brand saja,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fashion sepatu
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top