Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Daftar 16 Vaksin Virus Corona Yang Telah Masuk Tahap Uji Klinis

Ke 16 vaksin virus itu antaralain Non-Replicating nViral Vector dengan tipe ChAdOx1-S yang dikembangkan oleh University of Oxford dan AstraZeneca, dengan target coronavirus tipe SARS-CoV2.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  08:49 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara
Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Kesehatan Dunia (WHO) menginformasikan daftar 16 vaksin virus corona yang saat ini telah memasuki tahap uji klinis.

Ke 16 vaksin virus itu antaralain Non-Replicating
Viral Vector dengan tipe ChAdOx1-S yang dikembangkan oleh University of Oxford dan AstraZeneca, dengan target coronavirus yang diteliti adalah tipe SARS-CoV2. Adapun tahap uji klinis sudah memasuki Phase 3 ISRCTN89951424, Phase2b/3 2020-001228-32, dan Phase 1/2
PACTR202006922165132  2020-001072-15

Platform ini sama halnya yang diterapkan pada pencarian vaksin MERS, influenza, TB, Chikungunya, Zika, MenB, dan plague.

Kedua, yakni vaksin Non-Replicating Viral Vector Adenovirus Type 5 Vector CanSino Biological
Inc. Penelitian vaksin ini dikembangkan oleh Beijing Institute of Biotechnology SARS-CoV2. Saat ini pengembangan Phase 2  ChiCTR2000031781, Phase 1
ChiCTR2000030906. Platform untuk penelitian ini sama dengan yang dilakukan pada penelitian untuk vaksin ebola.

WHO menjelaskan dokumen-dokumen lanskap vaksin virus corona ini disampaikan untuk tujuan informasi mengenai update global dari pengembangan vaksin virus corona.

"Pencantuman produk atau entitas tertentu dalam dokumen lanskap ini bukan merupakan, dan tidak akan dianggap atau ditafsirkan sebagai, persetujuan atau pengesahan oleh WHO atas produk atau entitas tersebut (atau bisnis atau kegiatannya)," demikian pernyataan dari WHO dalam laman resminya.

WHO juga menyatakan walaupun mereka ikut memverifikasi keakuratan informasi yang disajikan, tapi WHO tidak menyatakan dan menjamin mengenai keakuratan, kelengkapan, kesesuaian untuk tujuan tertentu, kualitas, keamanan, kemanjuran, dapat diperjualbelikan dan atau tidak melanggar informasi yang disediakan dalam dokumen lanskap ini dan atau dari setiap produk yang dirujuk di dalamnya.

"WHO juga menafikan setiap dan semua kewajiban atau tanggung jawab apa pun atas kematian, cacat, cedera, penderitaan, kehilangan, kerusakan, atau prasangka lain apa pun yang mungkin timbul dari atau sehubungan dengan pengadaan, distribusi, atau penggunaan produk apa pun yang termasuk dalam dokumen lanskap ini," tambah pernyataan itu lagi.

Berikut daftar 16 vaksin virus corona yang saat ini tengah memasuki uji klinis :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksin
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top