Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penderita Covid-19 Hasilkan Sel Kekebalan Tubuh Untuk Melawan Virus

pasien Belanda dan Amerika Serikat memiliki tanggapan yang sama terhadap virus. Para peneliti mengungkap bahwa hal ini bisa menjadi kunci untuk memahami bagaimana tanggapan kekebalan tubuh terhadap virus
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  14:43 WIB
Sel virus corona - istimewa
Sel virus corona - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah studi baru dari para peneliti di La Jolla Institute for Immunology (LJI) dan Erasmus University Medical Center menemukan bahwa pasien Covid-19 yang paling parah telah menghasilkan sel T, yang membantu melawan virus.

Dilansir dari Medical Express, Selasa (30/6) studi yang dilakukan tersebut menawarkan bukti lebih lanjut bahwa vaksin Covid-19 perlu mendapatkan sel T untuk bekerja bersama dengan anti bodi yang ada di dalam tubuh seseorang.

Penelitian yang diterbitkan pada 26 Juni di Sciece Immunology, juga mengungkapkan bahwa pasien Belanda dan Amerika Serikat memiliki tanggapan yang sama terhadap virus. Para peneliti mengungkap bahwa hal ini bisa menjadi kunci untuk memahami bagaimana tanggapan kekebalan tubuh terhadap virus.

Untuk penelitian ini, para peneliti mengikuti sepuluh pasien Covid-19 dengan gejala penyakit paling parah. Semuanya dirawat di ruang ICU Erasmus University Medical Center, Belanda. Dua pasien akhirnya meninggal karena penyakit tersebut.

Adapun, pandangan mendalam yang didapatkan ialah sistem kekebalan mereka menunjukkan adanya sel T yang dihasilkan dan menargetkan virus SARS-CoV-2. Sel T itu bekerja berdampingan dengan antibodi untuk mencoba membersihkan virus dan menghentikan infeksi.

Temuan ini sejalan dengan studi sel baru-baru ini dari Sette, yang juga menunjukkan respons sel T yang kuat pada individu dengan kasus Covid-19 yang lebih moderal. Dalam kedua studi, sel Y secara jelas menargetkan virus penyebab penyakit.

“Ini adalah berita baik bagi mereka yang membuat vaksin menggunakan spike, dan juga menyarankan cara baru untuk meningkatkan keberhasilan potensi vaksin,” kata Daniela Weiskopf, peneliti dari LJI dan salah satu penulis utama studi terbaru.

Kolaborasi antara para ilmuwan di La Jolla dan Belanda merupakan bagian dari gamabaran yang lebih besar dan menekankan filosofi yang sangat kolaboratif. Sementara, Sette merupakan pemimpin dunia dalam memahami bagian spesifik sistem kekebalan tubuh.

“Studi yang terkait dengan sel T ini penting karena menunjukkan respons kekebalan pada pasien. Pengamatan yang sama sekarang telah dipreproduksi di berbagai benua dan studi yang berbeda,” kata Weiskopf.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Imunitas tubuh
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top