Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ramai soal Kalung Anti Corona, Ini Tanggapan Fakultas Kedokteran UI

 Kalung anti corona yang muncul belakangan akhirnya mendapatkan tanggapan dari Fakultas Kedokteran UI. Bagaimana ya tanggapannya?
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 05 Juli 2020  |  12:14 WIB
Inovasi antivirus berbasis eucalyptus hasil penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertanian (Kementan). Produk ini diluncurkan di ruang utama Agriculture War Room (AWR), Jakarta, Jumat (8/5/2020). - Pertanian.go.id
Inovasi antivirus berbasis eucalyptus hasil penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertanian (Kementan). Produk ini diluncurkan di ruang utama Agriculture War Room (AWR), Jakarta, Jumat (8/5/2020). - Pertanian.go.id

Bisnis.com, JAKARTA— Uji di tingkat sel atau jaringan terhadap minyak kayu putih yang disebut kalung anti corona lantas diklaim ampuh menangkal virus corona. Berikut tanggapan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

Akademisi dan Praktisi Klinis dari Fakultas Kedokteran UI, Ari Fahrial Syam mengatakan terlalu awal bila masyarakat atau sebagian kelompok langsung mengklaim bahwa hasil uji di tingkat sel atau jaringan (in vitro) terhadap minyak kayu putih berhasil sebagai anti virus corona.

“Apalagi riset in vitro atau baru di tingkat sel, belum menggunakan virus Covid-19 langsung. Saat ini harapan masyarakat,media dan pemerintah begitu besar terhadap penanganan virus Covid-19, sehingga penelitian baru di tingkat sel saja langsung diklaim sebagai obat anti virus,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Minggu (5/7/2020).

Dia menilai kalung tersebut sama dengan produk minyak kayu putih yang telah beredar seperti dalam bentuk obat hirup atau minyak gosok. Oleh karena itu, dia menyebut diperlukan tes lanjutan untuk membuktikan bahwa minyak kayu putih berupa kalung itu bisa menangkal virus corona.

“Jadi saya tidak setuju jika kalung eucalyptus disebut sebagai kalung anti virus. Cukuplah disebut Kalung kayu putih atau Kalung Eucalyptus,” katanya.

Bila uji lanjutan dilakukan dan bisa berhasil, temuan obat virus corona akan sangat bermanfaat karena berbagai negara berlomba mendapatkan penawar virus tersebut. Dia menuturkan Fakultas Kedokteran UI dan Lembaga riset di bidang kesehatan, Indonesia Medical Education Research Institute (IMERI) sedang melakukan riset untuk menangani virus corona.

“Saya berharap riset eucalyptus ini berlanjut karena minyak kayu putih memang sudah kita gunakan sejak dahulu kala dan juga sampai hari ini untuk berbagai masalah kesehatan.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ui vaksin Virus Corona
Editor : Duwi Setiya Ariyanti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top