Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Benarkah Pakai Masker Bikin Sulit Bernapas?

Wajah ditutupi masker itu membuat sebagiah orang khawatir mereka akan sulit bernapas ketika memakainya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 23 Juli 2020  |  07:09 WIB
Masker - antara
Masker - antara

Bisnis.com, JAKARTA - Saat ini, dunia tengah elawan pandemi corona dan tengah menggalakkan penggunaan masker untuk mencegah penularan.

Wajah ditutupi masker itu membuat sebagiah orang khawatir mereka akan sulit bernapas ketika memakainya.

Meskipun ada kekhawatiran yang muncul, tidak ada bukti bahwa mengenakan masker menyebabkan kadar oksigen Anda turun.

Seorang dokter NHS, Joshua Wolrich, baru-baru ini membantah info tersebut dengan sebuah video di Twitter, di mana ia memantau tingkat saturasi oksigennya sebelum dan setelah memakai masler dan mencatat bahwa tidak ada perubahan dalam jumlahnya.

"Ini, di jari saya, mencatat saturasi oksigen dari darah dan detak jantung saya. Angka teratas ini adalah saturasi oksigen. Apa pun antara 94 dan 100 benar-benar normal, "katanya dalam video.

Dokter membuktikan bahwa masker wajah tidak mempengaruhi pernapasan.

Dia kemudian menyarankan bahwa pengurangan saturasi oksigen adalah' kebohongan yang dibuat sebagai alasan oleh mereka yang percaya bahwa pandemi itu tipuan dan bahwa mengenakan masker entah bagaimana melanggar batas hak mereka.

Dokter lain, Sarah Jarvis, juga menjelaskan masalah penutup wajah dan sesak napas, mengatakan bahwa setiap sesak napas yang dirasakan orang mungkin disebabkan oleh adrenalin yang disebabkan oleh kecemasan memakainya.

"Jika Anda keluar dan Anda harus pergi ke toko dan Anda sedikit cemas, Anda akan mulai bernafas lebih banyak, secara alami Anda akan mulai merasa lebih pendek," jelas Dr Sarah.

‘Dan alasannya adalah karena Anda bernapas berlebihan, Anda mendapat lebih banyak adrenalin, dan adrenalin secara alami membuat Anda ingin bernafas lebih banyak, membuat Anda merasa terengah-engah.

Sarah MacFadyen, Kepala Kebijakan di Asthma UK dan British Lung Foundation, mengatakan penting untuk memakai penutup wajah di mana disarankan tidak hanya untuk melindungi diri sendiri tetapi orang lain di sekitar Anda, yang bisa lebih rentan terhadap Covid-19.

Namun, kita perlu kesadaran yang lebih besar bahwa ada pengecualian dari peraturan tentang penutup wajah, dan ini termasuk orang dengan kondisi pernapasan yang parah.

Kebanyakan orang akan dapat memakai penutup wajah tanpa masalah, tetapi beberapa orang menemukan bahwa mengenakan topeng membuat mereka merasa seperti tidak bisa bernapas. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top