Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gejala Covid-19 pada Orang Lanjut Usia Bisa Berbeda, Apa Saja?

Gejala umum untuk penderita Covid-19 antara lain batuk kering, sesak napas, dan demam tinggi. Namun, pada lansia gejalanya bisa berbeda.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  10:50 WIB
Wisman lansia di Bali - Bisnis/Natalia Indah Kartikaningrum
Wisman lansia di Bali - Bisnis/Natalia Indah Kartikaningrum

Bisnis.com, JAKARTA – Gejala virus Corona (Covid-19) pada orang lanjut usia atau lansia yang terinfeksi bisa berbeda-beda.

Dokter Spesialis Geriatri RSUD Hasan Sadikin Bandung Lazuardhi Dwipa menjelaskan ada beberapa hal tak umum atau atipikal yang muncul pada pasien infeksi Virus Corona yang sudah lansia, terutama pada usia 70 tahun ke atas.

Seperti diketahui, gejala umum untuk penderita Covid-19 antara lain batuk kering, sesak napas, dan demam tinggi.

“Misalnya lansia terkena infeksi paru, mengenalnya ada gejala batuk disertai dengan dahak atau disertai darah, demam, dan sesak. Itu biasanya yang khas, tapi kalau lansia, terutama yang renta bisa saja gejalanya berbeda, mungkin saja lansia kena infeksi pneumonia gejalanya bisa tidak nampak,” kata dia, Senin (3/8/2020).

Beberapa gejala awal Covid-19 di antarnya adalah adanya penurunan nafsu makan, terjadi 5L (lemah, lesu, letih lunglai, lemas) dan justru belum ada gejala seperti batuk, sesak dan demam.

“Ketika stage-nya sudah lanjut baru gejalanya nampak. Kalau sudah ada gejalanya kondisinya justru sudah berat, bisa jadi sudah terjadi kegagalan organ. Kalau menunggu sampai ada gejalanya, penanganannya sudah terlambat,” kata dia.

Apabila gejala awal dibiarkan, jelas Lazuardhi, pasien juga bisa mengalami gangguan kesadaran, bisa nampak tertidur terus, bicaranya tidak nyambung, loncat-loncat, dan tidak terorganisir.

“Gejala lainnya ini orang lansia tidak bisa memusatkan perhatian lama, dan sifatnya fluktuatif, kadang membaik, kadang ngaco, sampai halusinasi. Perubahannya mendadak dan onset-nya akut. Ini disebut sebagai sindrom kegawatdaruratan geriatri,” jelasnya.

Pada masa timbulnya gejala ini, suhu pasien ada kemungkinan naik sedikit, sehingga ketika dipegang oleh orang awam bisa jadi hanya terasa hangat biasa.

“Jadi kalau kena infeksi pneumonia, termasuk Covid-19, jangan mengharapkan nunggu ada gejala. Ini penting untuk selalu menggunakan kacamata yang berbeda kalau berhadapan dengan pasien geriatri, terutama yang usianya di atas 70,” tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top