Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengapa Lansia lebih Rentan terhadap Covid? Ini Penjelasannya

Orang lanjut usia (lansia) lebih rentan tertular Virus Corona atau Covid-19 dan berpotensi pada kematian. Tingkat kematiannya di Indonesia 78 persen.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  10:35 WIB
Ilustrasi: Warga lanjut usia (lansia) mengikuti pelatihan penggunaan teknologi komputer dan internet sehat di Surabaya, Jawa Timur. - Antara/Moch Asim
Ilustrasi: Warga lanjut usia (lansia) mengikuti pelatihan penggunaan teknologi komputer dan internet sehat di Surabaya, Jawa Timur. - Antara/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA - Orang lanjut usia (lansia) lebih rentan tertular Virus Corona atau Covid-19 dan berpotensi pada kematian. Tingkat kematiannya di Indonesia 78 persen.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menyebutkan kasus positif dikontribusikan oleh masyarakat dengan usia 31-45 tahun sebesar 31,3 persen. Sedangkan, kasus meninggal paling tinggi terjadi pada usia lebih dari 45 tahun dengan tingkat 78 persen.

Dokter Spesialis Geriatri RSUD Hasan Sadikin Bandung Lazuardhi Dwipa mengatakan bahwa populasi lansia terutama menjadi kelompok yang sangat rentan terhadap penularan Covid-19. Peningkatan risiko dan kasus makin tinggi apabila penderita Covid-19 punya komorbid.

“Beberapa penyakit penyerta tidak menular yang bisa meningkatkan risiko antara lain seperti hipertensi, diabetes, paru kronis, jantung, dan banyak penyakit lain,” kata Lazuardhi, Senin (3/8/2020).

Dia menjelaskan bahwa lansia lebih rentan terhadap penularan penyakit, tak hanya Covid-29 karena sudah terjadi penurunan fungsi dari berbagai organ di dalam tubuh, misalnya otak, jantung, paru, ginjal, sistem imunitas, dan darah.

Selain itu, jelas Lazuardhi, kinerja organ tubuh juga sudah menurun, termasuk cadangan fisiologisnya. Cadangan fisiologis ini biasanya bekerja ketika tubuh sedang dalam kondisi stres atau sakit, tapi ketika baik fungsi dan cadangannya menurun, tubuh akan mengalami kegagalan fungsi organ.

“Itu kenapa lansia lebih cepat drop dibandingkan dengan usia dewasa atau anak muda. Kalau usia lebih muda kan kerja organnya belum berat, cadangan fisiologisnya masih banyak, ketika sakit dia masih bisa bekerja lebih keras untuk sampai sembuh,” terangnya.

Begitu pula dengan sistem imunitas tubuh, baik yang bawaan maupun yang adaptif. Sistem imun bawaan adalah yang berasal dari sel-sel di dalam tubuh yang berfungsi membunuh virus maupun bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Sementara sistem imun adaptif adalah yang berasal dari pemberian vaksin dan imunisasi.

“Secara sel kalau lansia sudah berkurang, fungsinya juga berkurang, kemampuan dari menghasilkan zat dan yang dihasilkan [imun] ini juga berkurang, ini kenapa orang tua cenderung lebih rentan,” imbuhnya.

Kemudian, hal yang lain pada lansia selain komorbid adalah kondisi kekurangan gizi dan ketidakcukupan nutrisi karena penurunan selera makan, kemampuan makan, dan mendapatkan makanan, atau ada penyakit komorbid lain yang mempengaruhi proses makan.

“Sering pasien lansia ini kurang gizi, akan secara tidak langsung juga akan menyebabkan lemahnya sistem imunitas tubuh, pertahanan tubuh akan sangat lemah sekali,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lansia Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top