Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cara Mengejutkan Virus Corona dapat Menyebar ke Orang Lain

Para ilmuwan dan peneliti telah menemukan bahwa selain gejala pernapasan atas, sejumlah besar pasien juga menderita kehilangan nafsu makan, mual, muntah, dan diare.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  10:29 WIB
Ilustrasi batuk - istimewa
Ilustrasi batuk - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 masih berlangsung di seluruh dunia dan terus memberikan kejutan bagi para ilmuwan dan pakar kesehatan, juga masyarakat luas. Penelitian saat ini menunjukkan bahwa virus dapat menyebar melalui kotoran seseorang.

Dilansir dari Express, Kamis (6/8) para peneliti membuat penemuan ini setelah menganalisis feses pasien yang terinfeksi dengan hasil yang mengejutkan. Para ilmuwan dan peneliti telah menemukan bahwa selain gejala pernapasan atas, sejumlah besar pasien juga menderita kehilangan nafsu makan, mual, muntah, dan diare.

Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan April di Gastroenterology juga telah menggali lebih empat masalah yang terasa dalam perut. Alexander Podboy, penulis penelitian itu mengatakan bahwa Covid-19 mungkin bukan hanya gejala seperti batuk.

Dia menuturkan sepertiga dari pasien yang kami teliti juga memiliki gejala gastrointestinal. Dalam studi tersebut, gejala gastrointestinal dilaporkan terjadi pada 31,9 persen pasien. Mayoritas kelompok pasien menggambarkan gejalanya termasuk gejala ringan.

20 persen mengatakan mereka mengalami kehilangan nafsu makan, 22 persen mengalami mual dan muntah, serta 12 persen dari pasien mengalami diare. Semuanya merupakan gejala gastrointestinal yang dikaitkan dengan Covid-19.

George Cholankeril, penulis penelitian yang sama juga mengatakan bahwa temuan itu menunjukkan 40 persen pasien mengalami peningkatan kadar enzim hati yang tidak normal, dan mereka yang memilki kadar tinggi memerlukkan perawatan yang lebih intensif.

Beberapa temuan penelitian terkait gastrointestinal menunjukkan kemungkinan Covid-19 hadir dalam tinja dan mungkin tidak ada di saluran pernapasan. Cholankeril mengatakan kendati masih perlu banyak informasi, kita harus berasumsi bahwa tinja pasien seperti sekresi pernapasannya, dapat berpotensi menular.

Laporan dari Live Science sebelumnya menyatakan bahwa Covid-19 dapat ditemukkan dalam tinja, tetapi tidak jelas apakah virus tersebut cukup layak untuk menyebar ke orang lain. Dari sini, sekelompok peneliti lain mencoba menganalisis sampel tinja dari pasien positif corona.

Mereka mengisolasi virus corona dari satu pasien dan memeriksa virus di bawah mikroskop elektron. Para peneliti menemukan bahwa virus corona sebenarnya layak dalam sampel tinja.

Hasil dari temuan para peneliti ini berarti bahwa orang yang menggunakan kamar mandi dan kemudian tidak mencuci tangan mereka dapat menyebarkan virus lebih jauh.

Adapun terkait hal ini, World Health Organization (WHO) menyatakan ada beberapa bukti bahwa infeksi Covid-19 dapat menyebabkan infeksi usus dan terdapat dalam feses. Akan tetapi, sampai saat ini hanya ada satu penelitian yang meneliti virus dari spesimen feses tunggal.

Kendati begitu, WHO telah memperingatkan masyarakat untuk mencuci tangan setiap saat, terutama setelah menggunakan kamar mandi. Tentunya, lembaga kesehatan itu juga terus menggaungkan penerapan pembatasan sosial dan upaya pencegahan lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona penyakit
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top