Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Obat yang Disarankan untuk Pengidap Covid-19 di Rumah dan di RS

Saat karantina di rumah, ada juga penderita yang mungkin mengalami keluhan terkait covid-19 tersebut.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 13 September 2020  |  12:25 WIB
Parasetamol - News.com.au
Parasetamol - News.com.au

Bisnis.com, JAKARTA - Tidak semua pasien covid-19 dirawat di rumah sakit. Kebanyakan, mereka yang tanpa gejala hanya diwajibkan karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

Saat karantina di rumah, ada juga penderita yang mungkin mengalami keluhan terkait covid-19 tersebut.

Dr. Faheem Younus is the Chief Quality Officer and Chief of Infectious Diseases di University of Maryland mengatakan, ada beberapa jenis obat yang direkomendasikan untuk pasien baik ketika dia dirawat di RS maupun di rumah.

Saat pasien dirawat di rumah, maka dia disarankan untuk mengonsumsi paracetamol atau cetaminophe yang merupakan obat analgesik dan antipiretik yang populer dan digunakan untuk meredakan sakit kepala dan nyeri ringan, serta demam. Obat digunakan sebagian besar sebagai obat resep untuk analgesik dan flu

Atau juga ibuprofen obat yang tergolong dalam kelompok obat anti-inflamasi nonsteroid dan digunakan untuk mengurangi rasa sakit akibat artritis. Ibuprofen diindikasikan sebagai analgesik dan antipiretik

Kemudian, decongestants nasal, sejenis obat farmasi yang digunakan untuk meredakan hidung tersumbat di saluran pernapasan bagian atas. Bahan aktif di sebagian besar dekongestan adalah pseudoefedrin atau fenilefrin.

Gargles  yakni mengocok cairan di pangkal tenggorokan dengan tengadahkan kepala ke belakang 45 derajat, buka mulut, dan keluarkan napas melalui mulut sehingga bunyi “ahhh”hingga cairan bergelembung.

Obat yang terakhir adalah tidur. Ini tujuannya agar tubuh bisa beristirahat dan meningkatkan imunitas untuk melawan infeksi.

"Pengobatan ini diterapkan untuk lebih dari 90 persen pasien di rumah," ujarnya dikutip dari akun twitternya.

Sedangkan pengobatan di RS  yang diberikan yakni jenis Anticoagulants, Remdesivir, Dexamethasone dan antibiotk.

"Tapi pengobatan ini dilakukan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien," ujarnya lagi.

Sedangkan tipe obat ya g diimbau tidak digunakan yakni hidroklorokuin, Zinc, vitamins, Azithro, ivermectin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top