Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dari Pahlawan Super Jadi Detektif. Ini Fakta Menarik Film Enola Holmes

Enola Holmes mendapati ibunya telah menghilang dengan sebuah hadiah berupa kode untuk dipecahkan.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 26 September 2020  |  13:35 WIB
Film Enola Holmes tayang di Netflix. - Istimewa
Film Enola Holmes tayang di Netflix. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Film Netflix terbaru berjudul Enola Holmes telah resmi tayang sejak Rabu, 23 September 2020. Film ini mengisahkan pertualangan adik Sherlock Holmes bernama Enola Holmes dalam memecahkan sebuah misteri untuk mencari Ibunya yang menghilang secara tiba-tiba, Eudoria Holmes.

Mengambil latar waktu 1884 di Inggris, Enola Holmes bangun dari tidur pada hari ulang tahunnya ke-16. Bukannya berbahagia, Enola Holmes mendapati ibunya telah menghilang dengan sebuah hadiah berupa kode untuk dipecahkan.

Beberapa lama kemudian, Enola Holmes pun diasuh oleh kakak laki-lakinya yakni Sherlock Holmes dan Mycroft Holmes. Dia pun dipaksa untuk bersekolah khusus wanita yang mempelajari tata krama dan persiapan untuk menikah.

Namun, Enola menolak dan memutuskan untuk kabur mencari ibunya ke London, Inggris. Adapun dalam perjalanan, dia terjerat dalam misteri lainnya, yaitu seputar bangsawan muda yang melarikan diri (Louis Partridge).

Enola Holmes diminta secara tersirat untuk menjadi detektif, kemudian mengecoh Sherlock Holmes untuk mengungkapkan konspirasi sejarah dari setiap petunjuk yang dia temui.

Adapun Bisnis merangkum beberapa fakta menarik dari film Enola Holmes garapan Netflix. Mari simak satu persatu.

1.    Henry Cavill menjadi pahlawan super ketiga yang memerankan Sherlock Holmes.

Ketika mendengar kata Sherlock Holmes, para pecinta cerita detektif fiktif ini pastinya akan teringat dengan kedua aktor ternama yang pernah memerankan karakter Sherlock dengan ciamik yaitu Robert Downey Jr. dan Benedict Cumberbatch.

Sekedar informasi, Robert Downey Jr. memerankan tokoh detektif tersebut dalam dua film, yaitu Sherlock Holmes (2009)dan Sherlock Holmes: A Game of Shadow (2011) yang mengemas dirinya menjadi tokoh secara misterius sehingga mampu membuat penonton penasaran dan bertanya-tanya.

Sepanjang film, penonton juga akan dibuat takjub dengan berbagai metode deduksi tepat yang telah dibuat oleh pria yang juga menjadi Iron Man atau pahlawan dari Marvel ini jauh sebelum orang lain disekitarnya bisa menebak.

Sama halnya dengan cerita Sherlock Holmes versi Benedict Cumberbatch pada serial TV BBC berjudul Sherlock. Tayangan yang hadir selama tujuh tahun itu juga berhasil menggoncang adrenalin penonton lewat ketegangan serta plot twist dari setiap episode yang tentunya didukung oleh akting ciamik dari Cumberbatch.

Adapun untuk diketahui Benedict merupakan pemeran dari Doctor Stephen Vincent Strange, yaitu pahlawan super fiksi yang muncul di American Comic Book dipublikasikan oleh Marvel Comics.

Sementara itu, Henry yang juga berperan sebagai pahlawan super fiksi yang muncul dalam buku komik Amerika yang diterbitkan oleh DC Comics ini mendapatkan kesempatan untuk memerankan karakter Sherlock Holmes selanjutnya.

2. Adaptasi Buku

Film ini merupakan adaptasi buku dengan nama yang sama karya Nancy Springer. Disutradarai oleh Harry Bradbeer, Enola Holmes juga menyuguhkan berbagai bintang ternama.

3. Bertabur Pemain Bintang

Mulai dari Millie Bobby Brown pemeran seri Stranger Things sebagai Enola Holmes, Henry Cavill pemeran film Superman sebagai Sherlock Holmes, Sam Claflin pemeran film The Hunger Games sebagai Mycroft Holmes, hingga Helena Bonham pemeran film Harry Potter sebagai Eudoria Holmes.

Tidak hanya peran-peran utama yang memiliki akting di film ternama. Peran pendukungnya juga tak kalah penting. Sebut saja Louis Partridge (Amazon Adventure), Adeel Akhtar (Big Sick), hingga Fiona Shaw (Harry Potter). Jadi selain kisahnya yang menarik, film ini juga mencuri perhatian karena bertabur sejumlah bintang.

4. Sempat menerima Kritik Sebelum Rilis

Untuk diketahui sebelum dirilis, film Enola Holmes ternyata sudah mendapatkan kritik. Kritik itu disampaikan oleh ahli waris Sir Arthur Conan Doyle, penulis novel Sherlock Holmes. Ahli waris Sir Arthur Conan Doyle mengajukan gugatan terhadap Netflix atas film tersebut, mengklaim itu melanggar hak cipta dengan menggambarkan Sherlock Holmes memiliki banyak emosi dan melanggar hak cipta.

Pasalnya, Enola Holmes didasarkan pada serangkaian novel oleh Nancy Springer. Mereka menampilkan banyak elemen dari cerita Sherlock Holmes milik Doyle dan sebagian besar elemen ini tidak dilindungi oleh hak cipta.

Untuk soal emosi, ahli waris Sir Arthur Conan Doyle menyatakan jika Holmes terkenal sebagai penyendiri dan tidak emosional. Sehingga, perubahan karakter Sherlock Holmes di film Enola Holmes menjadi perbincangan.

5. Menuai Respons Positif

Sekedar catatan, film Enola Holmes menduduki peringkat ke-9 pada Top 50 Adventure Movies and TV Shows.

Kemudian mendapat peringkat ke-17 pada Top 50 Crime Movies and TV Shows, dan peringkat ke 50 di Top 50 Drama Movies and TV Shows di IMDb.

Adapun dari sisi rating film ini mendapat rating 6.7/10 di IMDb, sementara situs Rotten Tomatoes memberikan rating penilaian sebesar 92 persen dengan jumlah skor audiens sebanyak 81 persen. Sementara itu, pada laman Metacritic, film ini mengantongi skor rata-rata 63 dari 100.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film Netflix
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top