Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Yakin Tak Akan Tertular Covid-19, Elon Musk Ogah Disuntik Vaksin

Alasan dari Miliarder pembangkit tenaga listrik itu karena dia merasa tidak khawatir tertular virus yang sejauh ini telah menginfeksi lebih dari 7 juta orang di AS.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  09:07 WIB
Pendiri SpaceX Elon Musk.  - Reuters
Pendiri SpaceX Elon Musk. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - CEO Tesla Elon Musk mengatakan bahwa dia tidak akan menyuntikkan vaksin covid-19 pada tubuhnya dan keluarganya, meskipun nanti vaksin itu ada.

Alasan dari Miliarder pembangkit tenaga listrik itu karena dia merasa tidak khawatir tertular virus yang sejauh ini telah menginfeksi lebih dari 7 juta orang di AS.

"Saya tidak berisiko terkena Covid-19, begitu pula anak-anak saya," ujarnya dilansir dari Foxnews.

Musk juga selama ini selalu vokal soal lockdown terkait Covid-19 sejak tahap awal pandemi, bahkan dia menyebutnya seperti tahanan rumah.

"Buka kembali dengan hati-hati dan perlindungan yang tepat, tetapi jangan menempatkan semua orang di bawah tahanan rumah secara de facto," tweetnya pada bulan April.

Musk berpendapat bahwa siapa pun yang berisiko harus dikarantina sampai wabah berlalu.

"Pada dasarnya, hal yang benar untuk dilakukan adalah tidak melakukan penguncian untuk seluruh negeri."

Jika seorang karyawan khawatir mereka mungkin akan membuat keluarganya terpapar virus jika mereka masuk kerja, Musk hanya akan meminta mereka untuk "tinggal di rumah". Tapi dia menolak menjawab apakah dia akan tetap membayar karyawan itu atau tidak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona elon musk
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top