Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Klarifikasi Bio Farma dan Sinovac Soal Harga Murah Vaksin Covid-19 di Brasil

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir memastikan bahwa harga itu sudah dibantah oleh pihak Sinovac, melalui surat resmi yang dikirimkan ke Bio Farma. 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  12:22 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara
Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan pembuat vaksin Covid-19 asal China Sinovac membantah harga vaksin yang dijualnya di Brasil hanya US$1,96 atau sekitar Rp28.000.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir memastikan bahwa harga itu sudah dibantah oleh pihak Sinovac, melalui surat resmi yang dikirimkan ke Bio Farma. 

Sebelumnya muncul kabar jika Sinovac menjual vaksin senilai US$1,96, dengan nilai kontrak US$90 juta untuk pembelian 46 juta dosis.

“Informasi harga vaksin Covid-19 di Brasil, telah kami klarifikasi ke pihak Sinovac. Mereka sudah mengirimkan surat elektronik resmi ke Bio Farma, yang memastikan, bahwa informasi dalam pemberitaan tentang kontrak pembelian 46 juta dosis dengan nilai kontrak US$90 juta dengan pemerintah Brazil tidak tepat, dan mengenai harga US$1.96 per dosis  pun tidak tepat. Sebab biaya pengiriman tiap dosisnya pun sekitar US$2," ujar Honesti dalam keterangan tertulisnya.

Atas berita ini, Sinovac tengah menelusuri asal informasinya.

Honesti melanjutkan, dalam surat resmi yang disampaikan oleh Sinovac, menyampaikan bahwa dalam penentuan harga vaksin Covid-19, ada beberapa faktor yang menentukan harga vaksin. Salah satu faktornya adalah tergantung pada investasi pada studi klinis fase 3 terutama dalam uji efikasi dalam skala besar. Demikian juga dengan penentuan harga di Indonesia, mengikuti prinsip – prinsip tadi. Dengan kata lain, skema pemberian harga vaksin Covid-19 ini, tidak dapat disamakan. 

Brasil sendiri merupakan salah satu negara yang juga akan membeli vaksin Covid-19 dari Sinovac. 

Di Brasil sendiri, sebanyak 9.000 sukarelawan di Brasil telah berpartisipasi dalam uji coba vaksin COVID-19 yang dikembangkan China karena negara tersebut melaporkan lebih dari 5 juta kasus COVID-19 pada 7 Oktober, setelah AS dan India.

Uji coba melibatkan vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan China Sinovac Biotech LTD, yang dimulai pada Juli di Brasil dan dijadwalkan akan selesai pada 15 Oktober.

Menurut laporan media Brasil pada awal Oktober, laporan utama tentang uji coba tersebut telah diserahkan ke otoritas kesehatan nasional Brasil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brasil Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top