Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kritik Presiden Prancis, Arie Untung Buang Koleksi Tas Mewah Chanel Sampai LV

Seperti diketahui, Presiden Macron mengatakan negaranya tidak akan berhenti menerbitkan atau membicarakan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  17:59 WIB
Arie Untung - Istimewa
Arie Untung - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Seruan aksi boikot produk Prancis sebagai imbas pernyataan kontroversial Presiden Prancis Emmanuel Macron masih terus bergema di jagad maya. Seruan itu juga datang dari aktor sekaligus presenter Arie Untung.

Seperti diketahui, Presiden Macron mengatakan negaranya tidak akan berhenti menerbitkan atau membicarakan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad.

Dalam akun Instagram pribadinya @ariekuntung pada Rabu (28/10/2020), dia mengunggah foto sejumlah produk fesyen Prancis dan menuliskan kekecewaannya pada pernyataan sang presiden tersebut.

“Barang2 ini. Ga akan kami pakai. Berapapun harganya. Ga sebanding sama nabiku sama sekali. So insulting [...],” tulis Arie melalui akun tersebut.

Dalam unggahannya tersebut, suami dari presentar dan aktris Fenita ini juga mengingatkan umat Islam di Indonesia untuk bersabar dan melihat peristiwa tersebut sebagai sebuah pernyataan kenegaraan.

Walhasil, aksi boikot produk Prancis dinilainya sebagai bentuk protes terhadap pernyataan Macron yang menyebut negaranya tidak akan berhenti menerbitkan atau membicarakan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad, atau tidak ditujukan untuk menjatuhkan warga Prancis.

“Sambil ngingetin ini adab kebijakan negaranya ya guys. bukan orangnya, ini murni pemimpinnya aja, ga semua org prancis juga setuju sama presidennya, Emang Bukan salah tas2 ini tapi biar dia tau impact ekonomi yg dihasilkan atas penghinaan ini,” demikian sambungan keterangan unggahan Arie di Instragram.

Adapun, aksi serupa terjadi di beberapa negara dengan mayoritas penduduknya Muslim.

Terakhir, sejumlah asosiasi dagang di negara-negara Arab juga telah melakukan boikot terhadap produk-produk Prancis akibat pernyataan Orang Nomor 1 Prancis tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prancis islam
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top