Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kini Ada Vending Machine Masker di Mal

Melalui vending machine pintar ini, diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa masker merupakan kebutuhan mendasar dan saat ini dapat diperoleh dengan lebih mudah dari pusat perbelanjaan.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 05 November 2020  |  20:26 WIB
Kini Ada Vending Machine Masker di Mal
Vending Machine Masker
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Guna meningkatkan kesadaran untuk menggunakan masker di tempat umum serta memudahkan masyarakat untuk mendapatkannya, Gerakan Masker untuk Indonesia berkolaborasi dengan Senayan City dan ATLAS untuk pengadaan vending machine masker.

Melalui vending machine pintar ini, diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa masker merupakan kebutuhan mendasar dan saat ini dapat diperoleh dengan lebih mudah dari pusat perbelanjaan.

Untuk saat ini ada dua mesin penjual otomatis yang dapat ditemukan di area Crystal Lagoon, lantai LG mall Senayan City.

Kevin Osmond, relawan gerakan Masker untuk Indonesia mengatkan bahwa kebutuhan masker saat ini kembali meningkat apalagi dengan diadakannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di ibu kota.

“Kami terus berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memakai masker sekaligus berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Dengan akses melalui vending machine pintar ATLAS, kami ingin memudahkan orang untuk tak hanya melindungi diri tapi juga sesama,” ungkapnya, seperti dikutip melalui siaran pers, Kamis (5/11).

Di tengah berlakunya PSBB transisi di Jakarta, Senayan City telah memberlakukan protokol pencegahan Covid-19 dengan ketat. Seperti wajib menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh, penggunaan hand sanitizer, jaga jarak minimal 1 meter, UV-C sterilizer for shopping bags hingga touchless experience seperti di area lift dan parking system.

Sebelumnya, masker dari gerakan Masker untuk Indonesia hanya dapat diperoleh melalui pemesanan online yakni website maskeruntuk.id maupun marketplace.

Melihat bahwa mall juga merupakan tempat tujuan untuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti berbelanja, Masker untuk Indonesia turut menggandeng Senayan City dan ATLAS untuk menyediakan vending machine pintar sebagai pilihan untuk mengakses masker.

Peluncuran vending machine menjadi inisiatif Masker untuk Indonesia dalam menyediakan masker kain dengan cepat dan mudah serta menghindari interaksi berlebih dengan orang lain karena konsep transaksi yang self-service, hanya perlu waktu 30 detik, dan mendukung sistem transaksi digital dengan metode pembayaran berbasis QR.

"Lewat kerjasama dengan Masker Untuk Indonesia, kami ingin memperkenalkan
vending machine pintar ATLAS, sekaligus, bersama-sama dengan seluruh pihak, untuk memberi kemudahan akses masker pada masyarakat luas untuk meredam tingkat penyebaran Covid-19 di Indonesia, apalagi di kala tingkat penyebaran virus masih belum bisa terkendali dengan baik,” ujar Co-Founder ATLAS, Archie Carlson.

Masker yang tersedia juga merupakan masker kain lapis tiga sesuai dengan anjuran terbaru dari World Health Organization terkait efektivitas penggunaan dan fungsi masker.

Lapisan dalam adalah 100% katun, lapisan tengah yakni spunbond, dan lapisan paling luar terbuat dari bahan sintetis dengan polyester 95% dan spandex 5%.

Hingga saat ini, vending machine Masker untuk Indonesia menyediakan 18 desain masker kain hasil kolaborasi seniman, UMKM serta sejumlah selebriti tanah air dengan harga jual Rp39.900.

Sampai dengan 2 November 2020, tercatat 209.651 masker terjual dan 631.318 masker tersalurkan melalui program pesan 1 masker dan berbagi 3 masker untuk mereka yang membutuhkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mal masker
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top